Pembukaan kembali Selat Hormuz diproyeksikan membawa angin segar bagi pasar domestik Indonesia.

Hal ini terjadi melalui penurunan premi risiko geopolitik dan meredanya tekanan harga energi global pada Kamis (18/6/2026).

in1

>>> Standard Nuclear Ajukan IPO di Bursa Efek New York

Normalisasi arus minyak di salah satu jalur energi terpenting dunia ini diperkirakan mampu menstabilkan pasokan global.

Dampaknya, harga energi ditekan, beban fiskal berkurang, inflasi terkendali, dan nilai tukar rupiah menguat.

Analis Maybank Sekuritas Jeffrosenberg Chenlim menyatakan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penurunan premi risiko geopolitik memperbaiki prospek sektor domestik Indonesia.

Indonesia sebagai negara pengimpor energi akan memperoleh keuntungan langsung dari penurunan harga minyak dunia.

Pada 2025, Indonesia mengimpor sekitar 362.000 barel minyak mentah per hari, yang sebagian pasokannya terdampak di jalur tersebut.

Sektor yang Diuntungkan

Sektor yang diprediksi paling diuntungkan meliputi saham siklikal domestik dan sensitif suku bunga.

Perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI serta properti seperti SMRA, CTRA, BSDE, dan PWON menjadi yang terdepan.

>>> GM Tambah 50 Robot di Pabrik Usai PHK Lebih dari 1.000 Pekerja

Sektor konsumer (KLBF, MYOR, INDF), ritel (ACES, MAPI, AMRT), infrastruktur, dan utilitas juga diprediksi mendapat dampak positif.

Penguatan rupiah dan penurunan biaya energi akan menekan biaya pendanaan sekaligus meningkatkan kualitas aset perbankan.

Sektor ritel dan konsumer diuntungkan oleh penurunan biaya logistik dan peningkatan daya beli.

Sektor yang Tertinggal

Sebaliknya, normalisasi harga minyak menempatkan sektor minyak dan gas sebagai pihak yang paling tertinggal.

Emiten seperti MEDC berpotensi mengalami penurunan ekspektasi pendapatan.

Sektor pertambangan logam seperti ANTM, AMMN, dan MDKA diposisikan netral hingga sedikit positif.

>>> Saham BBCA Anjlok 3,19% ke Rp 6.075, Analis Tetap Rekomendasikan Buy

Hal ini karena tertahan oleh pelemahan dolar AS meskipun mendapat keuntungan dari penurunan biaya logistik.