Fakta Geologi Sungai Efrat Ungkap Awal Peradaban Manusia Purba
Para peneliti berhasil mengungkap sejarah geologi di balik terbentuknya Sungai Efrat. Sungai sepanjang 3.000 kilometer ini merupakan pilar utama kemakmuran kawasan Fertile Crescent.
Kawasan tersebut menjadi rumah bagi peradaban Sumeria dan Asyur. Sekitar 6.000 tahun lalu, tanah di Mesopotamia menjadi sangat subur berkat aliran sungai ini.
>>> Pindad Siapkan Mobil Kepresidenan Transparan Sesuai Instruksi Prabowo
Namun, asal-usul jalur air raksasa ini sempat menjadi misteri. Kini, sebuah studi dalam jurnal Nature Geoscience memberikan jawabannya.
Pertemuan Dua Aliran Raksasa di Anatolia
Sungai Efrat lahir dari fenomena geologis luar biasa. Jalur air ini terbentuk dari penggabungan dua aliran sungai purba yang sangat besar.
Kisahnya bermula sekitar 5,4 juta tahun lalu.
Pada periode tersebut, lanskap bumi di wilayah yang kini menjadi Turki dan Suriah memiliki struktur yang sangat berbeda.
Kawasan itu dihuni oleh dua sistem air terpisah: Sungai Paleo-Karasu dan Sungai Paleo-Murat. Keduanya mengalir mandiri dan bermuara ke Laut Mediterania.
>>> Pendaftaran Belajar Bersama Maestro 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Uang Saku
- Sungai Paleo-Karasu: Aliran air masif di jantung Anatolia dengan volume sangat besar.
- Sungai Paleo-Murat: Jalur air purba independen dengan sistem pengaliran sedimen yang kuat.
Kedua sungai purba ini merupakan sumber air dominan jauh sebelum peradaban manusia mengenal irigasi. Kehadiran mereka membentuk ekosistem di Asia Barat.
Skala Luar Biasa Dibandingkan Sungai Nil
Pemodelan transportasi sedimen menunjukkan fakta mengejutkan. Ukuran masing-masing sungai purba tersebut jauh melampaui skala sungai besar saat ini.
Volume air Paleo-Karasu dan Paleo-Murat lebih besar daripada Sungai Nil di era modern. Hal ini menggambarkan betapa masifnya hamparan air di wilayah tersebut pada masa silam.
Pasokan air yang melimpah menjadi kunci stabilitas ekosistem.
>>> Mengintip Gaji Veda Ega Pratama vs David Munoz di Moto3 2026, Angkanya Mengejutkan
Aliran air konsisten ini juga berperan sebagai koridor migrasi mamalia purba saat keluar dari Afrika melalui koridor Levant.
Update Terbaru
Garena Bagikan Diamond Gratis Melalui Kode Redeem Free Fire Hari Ini 3 Juni 2026
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN, Auditor Antikorupsi
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Mengenal Haji Mabrur: Ciri dan Tanda Kemabruran yang Paling Dicari
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Jejak Brad Pitt di Anak-anaknya Terancam Makin Hilang
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Ferrari Luce: Mobil Listrik Termahal Terbaru 2026 yang Mengejutkan Publik
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP, Simak Jadwal Cair dan Syarat NIK NISN Terbaru
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Harta Karun Emas 1.200 Tahun Ditemukan di Jalur Haji Arab Saudi
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Manchester United Sepakat Tebus Ederson dari Atalanta Rp912 Miliar
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Aprilia Enggan Coret Marc Marquez di MotoGP 2026, Nama Bagnaia Ikut Terseret
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Strategi IIS Agar Industri Asuransi Syariah 2026 Tetap Aman dan Adaptif
Rabu / 03-06-2026, 08:00 WIB
BPS Ungkap Penyebab Mengejutkan Impor Migas April 2026 Melonjak 82 Persen
Rabu / 03-06-2026, 08:00 WIB
Aturan Baru Ekspor Melalui DSI Resmi Berlaku, Kontrak Lama Tetap Aman
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB
Riot Games Ubah Total Format VCT 2027: Kini Pakai Open Qualifier, Fans Heboh!
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB
Kloter 1 Debarkasi Solo Tiba, 358 Jemaah Haji 2026 Resmi Kembali ke Tanah Air
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB






