IHSG Anjlok ke Level 6.172, Asing Catat Jual Bersih Rp 111 Miliar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 48,4 poin atau 0,78 persen ke level 6.172,3 pada perdagangan Kamis (18/6/2026).
Pelemahan ini terjadi di tengah aksi jual bersih oleh investor asing.
>>> Prabowo Tidak Instruksikan Bank Himbara Tahan Kenaikan Suku Bunga
Berdasarkan data Investor Daily, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 111,3 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI).
Akumulasi net sell sepanjang tahun berjalan pun mencapai Rp 65 triliun.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi sasaran lepas paling agresif dengan nilai net sell Rp 557,2 miliar.
Disusul PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar Rp 98,8 miliar.
Di sisi lain, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi buruan utama dengan catatan beli bersih (net buy) asing tertinggi sebesar Rp 150,89 miliar.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyusul dengan net buy Rp 106,9 miliar.
Penurunan indeks didorong oleh melemahnya mayoritas sektor saham.
>>> Meta Hadirkan Fitur Spesial Piala Dunia 2026 di Seluruh Aplikasinya
Sektor infrastruktur turun 1,9 persen dan sektor keuangan melemah 1,3 persen, meskipun nilai transaksi harian total mencapai Rp 17,9 triliun.
Pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang dua agenda evaluasi indeks global dalam waktu dekat.
Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan bahwa pergerakan indeks bertepatan dengan kewaspadaan investor menjelang rilis MSCI Global Market Accessibility Review dan Annual Market Classification Review.
"Kedua agenda tersebut dinilai penting bagi status Indonesia dalam indeks acuan MSCI. Perhatian pasar juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia," jelas Pilarmas dalam keterangannya.
Sentimen domestik juga dipengaruhi langkah Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen pada 18 Juni 2026.
Kebijakan pengetatan moneter ini merupakan kelanjutan dari langkah serupa pada 9 Juni lalu.
>>> JPU Tuntut Mati Terdakwa Pembunuhan Lima Anggota Keluarga di Indramayu
Langkah BI diambil demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menekan laju inflasi, dan mengawal pertumbuhan ekonomi nasional.
Update Terbaru
Susunan Pemain Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Brimob Sterilkan Venue dan Jalur Akses Jelang Pesparawi Nasional 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Honda Prelude 2027 Edisi Terbatas Hadir di Jepang dengan Warna Baru, Harga Rp 600 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Honda N-Box 2026 Dapat Wajah Lebih Tajam dan Fitur Baru
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Dilema Politik Harga Murah di Tengah Pelemahan Rupiah
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Roberto Martinez Dikritik Gagal Ganti Ronaldo saat Portugal Ditahan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Nasional Aman, Tak Ada Pemadaman
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Kebiasaan Mengisi Daya Pengaruhi Usia Pakai Baterai Motor Listrik
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
BYD Kuasai 5% Pasar Mobil Inggris dalam Tiga Tahun, Targetkan Pengisian Daya 1.500 kW
Kamis / 18-06-2026, 22:56 WIB
Mitsubishi eK Cross EV Facelift: Mobil Listrik Kei yang Juga Bisa Jadi Generator
Kamis / 18-06-2026, 22:56 WIB
Jeep Beri 100 Wrangler Gratis Jika AS Juara Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 22:55 WIB
Microsoft Hadirkan Dua Game Call of Duty Klasik ke PlayStation, Picu Protes Pemain Xbox
Kamis / 18-06-2026, 22:55 WIB
Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Kamis / 18-06-2026, 22:55 WIB
Jaecoo J5 EV Diklaim Hemat Biaya Operasional Hingga 88 Persen
Kamis / 18-06-2026, 22:55 WIB






