Kemen UMKM Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan SAPA untuk Program Strategis
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan inovasi SAPA UMKM. Platform ini menyediakan akses ke berbagai program strategis pemerintah.
Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Yogia Prihartiny, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Program Kota Masa Depan UMKM di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis.
>>> Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 di Prambanan, Diikuti 10.200 Pelari
Menurut Yogia, SAPA UMKM adalah platform layanan informasi yang memudahkan pelaku usaha memperoleh informasi program pengembangan usaha.
Pelaku UMKM dapat mengakses pelatihan, pendampingan usaha, literasi digital, dan peningkatan kompetensi manajerial.
Platform ini juga menyediakan akses terhadap layanan sertifikasi dan standardisasi produk. Hal ini bertujuan meningkatkan kualitas produk dan daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional.
Selain itu, SAPA UMKM menawarkan informasi terkait pembiayaan dan investasi. Pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk memperkuat permodalan, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pengembangan usaha.
>>> IDAI Soroti Kejanggalan Kasus Hukum Dokter Anak di Pangkalpinang
Yogia menekankan pentingnya penguatan kemitraan dan rantai pasok. Hal ini membuka peluang kerja sama lebih luas dengan berbagai pihak dalam ekosistem usaha.
Platform tersebut juga mendukung perluasan akses pasar bagi UMKM, baik dalam negeri maupun global. Produk lokal diharapkan memiliki peluang lebih besar menjangkau konsumen yang lebih luas.
Kementerian UMKM terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah, organisasi non-pemerintah, akademisi, sektor swasta, marketplace, perusahaan teknologi finansial, media, dan masyarakat.
Yogia berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan SAPA UMKM secara optimal sebagai pintu masuk program strategis pemerintah.
>>> Timnas Jerman Targetkan Kemenangan Lawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Dengan demikian, kapasitas usaha meningkat, daya saing menguat, pasar meluas, dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional bertambah.
Update Terbaru
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP untuk Pastikan Pencairan Dana
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Wärtsilä Uji Coba Mesin Hidrogen Murni 100 Persen di Spanyol
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Serangan DDoS ke Organisasi di Indonesia Melonjak 62 Persen pada Kuartal I-2026
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Aplikasi Game MAGER Hadirkan Bonus Harian Lewat Misi dan Event
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Meta Resmi Luncurkan WhatsApp Plus Berbayar di Indonesia, Ini Fiturnya
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Unhas dan MPR RI Jalin Kerja Sama Perkuat Nilai Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Perluasan Lahan Tebu Situbondo Tembus 598 Hektare, Lampaui Target
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
KSP Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar di Penjaringan Jakarta Utara
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 2027
Kamis / 18-06-2026, 20:16 WIB
BGN Kaji Klasterisasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Rektor UP: Nilai Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Implementasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Perpusnas Usul Tambahan Anggaran Rp357,77 Miliar untuk Literasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Hubungan Suami Istri dalam Islam Bernilai Pahala Sedekah Besar
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB






