Pada periode 11–17 Juni 2026, layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang di KA Cikuray mencatat 10.448 pelanggan.

Jumlah tersebut terdiri atas 10.426 pelanggan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan 22 pelanggan Kereta Petani-Pedagang.

Rinciannya, KA 299A relasi Garut–Pasar Senen melayani 5.700 pelanggan, KA 300A relasi Pasar Senen–Garut melayani 4.726 pelanggan, KA 299PP relasi Garut–Pasar Senen melayani 10 pelanggan petani-pedagang, dan KA 300PP relasi Pasar Senen–Garut melayani 12 pelanggan petani-pedagang pada periode 11–17 Juni 2026.

Dengan penerapan pada KA Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen pulang pergi masa Angkutan Lebaran 2026 dan KA Cikuray, Kereta Ekonomi Kerakyatan telah melayani 34.824 pelanggan berdasarkan data terbaru periode 11 Maret–5 April 2026 dan 11–17 Juni 2026.

“Angka ini menunjukkan masyarakat merespons positif Kereta Ekonomi Kerakyatan sejak awal diperkenalkan.

Polanya memperlihatkan bahwa layanan dengan kapasitas tempat duduk lebih besar dan tarif terjangkau dibutuhkan pelanggan pada masa puncak perjalanan maupun lintas harian produktif,” kata Anne.

Kinerja KA Cikuray

Kinerja KA Cikuray terus tumbuh sejak mulai beroperasi. Pada 2022, KA Cikuray melayani 293.265 pelanggan.

Jumlah tersebut menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, kemudian 591.089 pelanggan pada 2024, dan mencapai 615.723 pelanggan pada 2025.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Cikuray telah melayani 266.993 pelanggan. Secara kumulatif, KA Cikuray telah melayani 2.281.837 pelanggan sejak pertama beroperasi.

KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian, yaitu Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen.

Lintas ini menghubungkan sentra pertanian dan hortikultura di Garut, pusat pendidikan serta perdagangan di Bandung Raya, kawasan industri di Purwakarta, Karawang, dan Cikarang, hingga pusat aktivitas ekonomi nasional di Jakarta.