Ke depan, KAI akan melakukan evaluasi bertahap terhadap pengembangan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang.

Penentuan lintas berikutnya akan mempertimbangkan kesiapan sarana di Balai Yasa Manggarai dan Balai Yasa Surabaya Gubeng, pola operasi, keselamatan, kebutuhan pelanggan, potensi bangkitan wilayah, serta koordinasi dengan DJKA Kemenhub.

KAI memprioritaskan lintas yang memiliki potensi petani, pedagang pasar, UMKM, kawasan pendidikan, pekerja, pelanggan harian, serta konektivitas menuju pasar dan pusat aktivitas ekonomi.

Relasi berikutnya akan ditetapkan setelah kajian operasional, kesiapan sarana, dan koordinasi regulator selesai.

“Rel menghubungkan orang dengan peluang.

>>> Suzuki Indonesia Tebar Teaser SUV Baru, Diduga XL7 Facelift

Ketika petani lebih mudah menjangkau pasar, pedagang memiliki pilihan perjalanan, pekerja dapat mengakses pusat aktivitas, dan keluarga memperoleh transportasi terjangkau, maka kereta api hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat,” tutup Anne.