Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menekankan pentingnya peran gereja dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui keluarga.

"Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi seorang anak untuk belajar tentang kasih, keamanan, dan harga diri.

>>> Garda Prabowo Laporkan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim atas Dugaan Penghinaan Presiden

Ketika keluarga kuat, maka upaya perlindungan perempuan dan anak dapat dicegah dari akarnya," kata Veronica Tan dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Konvensi Pastoral Nasional (Konpasnas) 2026 di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Veronica Tan mendorong para pendeta dan pemimpin gereja untuk menghadirkan pelayanan pastoral yang lebih dekat dengan persoalan yang dihadapi keluarga.

Menurutnya, pelayanan gereja tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu menjangkau kebutuhan nyata masyarakat.

Hal itu mencakup penguatan pengasuhan anak, perlindungan perempuan, dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

>>> OJK Tetapkan Calon Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

"Selama ini, di berbagai kasus yang terjadi, seringkali perempuannya tidak berdaya dan anaknya tidak terlindungi. Banyak yang menganggap perempuan tidak ada value-nya.

Namun, ketika kita dikuatkan dalam satu komunitas, hati yang tulus dan empati itulah yang memperkuat kita di manapun kita berada," ujar Veronica Tan.

Sementara itu, Rektor IAKN Manado Olivia Wuwung berharap Konpasnas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan.

Sinergi itu diharapkan dapat membangun keluarga yang tangguh sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

"Kami meyakini bahwa pelayanan pastoral masa kini bukan lagi hanya urusan spiritual semata.

>>> Kisah Yoane Wissa: Dari Teror Air Keras Menjadi Pahlawan DR Kongo

Oleh karena itu, tema yang diangkat hari ini menjadi sangat penting bagi panggilan moral, sosial, dan akademik yang harus kita perjuangkan bersama-sama," kata Olivia Wuwung.