Kisah Yoane Wissa: Dari Teror Air Keras Menjadi Pahlawan DR Kongo
Sebuah sundulan di menit krusial tidak hanya melahirkan satu poin berharga bagi DR Kongo, tetapi juga meruntuhkan keheningan panjang yang telah berlangsung selama lebih dari setengah abad.
Nama Yoane Wissa mendadak menjadi perbincangan global setelah ia berhasil membobol gawang Portugal pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026, Kamis 18 Juni dini hari WIB.
>>> Empat PTS Indonesia Tembus Peringkat Dunia QS WUR 2027
Gol tersebut menjadi penanda kembalinya eksistensi negaranya di papan skor turnamen paling bergengsi ini sejak tahun 1974.
Namun, di balik gemuruh perayaan di stadion, tersimpan memori kelam yang terjadi kurang dari lima tahun lalu di Prancis.
Sebuah tragedi yang nyaris merenggut penglihatan serta mengakhiri impian sepak bola sang penyerang, bahkan sebelum ia sempat menginjakkan kaki di Liga Primer Inggris.
Serangan Air Keras yang Mengubah Hidup
Pada tahun 2021, saat perhatian Wissa tercurah pada rencana kepindahannya dari Lorient menuju Brentford, sebuah serangan mengerikan terjadi di rumahnya.
Seorang perempuan bernama Laetitia P berpura-pura menjadi penggemar yang mengaguminya, namun kedatangan tersebut berujung pada aksi pelemparan cairan berbahaya ke arah wajah Wissa serta upaya penculikan terhadap putri sang pemain.
Peristiwa itu berlanjut ke meja hijau, di mana pelaku akhirnya dijatuhi hukuman 18 tahun penjara.
Sementara itu, Wissa harus berjuang melawan kerusakan fisik pada wajah dan matanya yang mengancam kepindahannya ke tanah Inggris.
"Saya membuka pintu, lalu cairan dilemparkan ke wajah saya. Saya berteriak dan tidak bisa bernapas.
Istri saya menghubungi layanan darurat dan mereka meminta saya segera membilas mata dengan air. Di rumah sakit, dokter mengatakan mata saya mengalami luka bakar," kata Wissa.
Update Terbaru
Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
IADO Awasi Seleksi Nasional Angkat Besi Menuju Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
PBB: Jumlah Anak Korban Konflik 2025 Capai Rekor Tertinggi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Ekonom: Kopdes Harus Salurkan Pinjaman Cepat untuk Saingi Rentenir
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
UMSU dan UniSZA Malaysia Jalin Kerja Sama Internasional
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Film Pixels Malam Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Yield Obligasi Pemerintah dan Korporasi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Stuffcool Nido: Powerbank 10.000mAh dengan Sertifikasi Qi2.2 dan Kabel USB-C Bawaan
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Amazon Prime Day 2026 di India Digelar 4-6 Juli
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Lima Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Kemenag Gelar Gerakan Verifikasi Arah Kiblat Nasional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS Jelang Sentimen Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB






