Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menekankan pentingnya literasi digital bagi anak-anak oleh orang tua. Hal ini agar mereka dapat terhindar dari berbagai ancaman di ruang digital.

Ia menjelaskan tantangan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini semakin kompleks. Selain kekerasan fisik dan psikis, muncul pula risiko baru di ruang digital yang memerlukan perhatian bersama.

>>> Mantan Dirut PT MDI Hadapi Sidang Putusan Kasus Korupsi TaniHub

Pemerintah Kota Tangsel terus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, pendampingan, serta penguatan layanan perlindungan yang mudah diakses masyarakat.

"Kami terus mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam upaya melindungi perempuan dan anak dari berbagai risiko sosial yang terus berkembang," kata Wali Kota Benyamin di Tangerang, Kamis.

Menurut Benyamin, perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh pihak.

Oleh karena itu, Pemkot Tangsel terus memperkuat program dan layanan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak serta pemberdayaan perempuan.

"Perempuan dan anak harus mendapatkan perlindungan yang optimal.

Mereka berhak hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang merugikan," ujarnya.

Dia juga menekankan agar korban kekerasan tidak takut melapor.

>>> Korban Tewas Akibat Agresi Israel di Gaza Tembus 73.000 Jiwa

Pemkot Tangsel menyiapkan nomor hotline Tangsel Siaga 112 atau WhatsApp ke 0813-8020-1112 yang bisa dihubungi selama 24 jam.

"Pencegahan harus menjadi fokus utama.

Semakin kuat ketahanan keluarga dan semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan," katanya.