PT Electronic City Indonesia Tbk mencatat pendapatan sebesar Rp2,18 triliun sepanjang tahun buku 2025.

Capaian ini diumumkan bersamaan dengan persetujuan sejumlah agenda penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

>>> Sistem Autopilot Tesla Dikabui dengan Kepala Boneka Plastik

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham mengesahkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Mereka juga menyetujui penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan.

Selain itu, rapat menyepakati penetapan remunerasi bagi anggota Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2026. Keputusan ini menjadi bagian dari tata kelola perusahaan yang baik.

Strategi Bisnis dan Ekspansi Gerai

Perusahaan mengoptimalkan peluang pasar melalui pengembangan inisiasi EC Agents dan Service City. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan area dan mempererat kedekatan dengan pelanggan.

>>> Swiss Hadapi Bosnia: Ujian Pertahanan Rendah Setelah Qatar

Ekspansi gerai terus didorong dengan peresmian toko baru di kawasan Gading Serpong pada pertengahan November 2025. Penerapan sistem digitalisasi diharapkan meningkatkan efisiensi operasi dan kualitas pengalaman berbelanja.

Sepanjang 2025, emiten ritel ini meraih beberapa penghargaan industri seperti TOP BRAND 2025 dan Electronic Retail of The Year dari HIPPINDO untuk kategori Supermarket Elektronik Terbaik.

>>> Menaker Siap Tinjau Ulang Aturan Outsourcing Jika Ada Aspirasi

Memasuki usia ke-25 pada tahun 2026, manajemen menyatakan kesiapan meluncurkan rangkaian inovasi pelayanan dan kolaborasi strategis baru. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh.