Indonesia dan Uzbekistan Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan UMKM Perempuan
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menjajaki peluang kolaborasi ekonomi dengan Pemerintah Uzbekistan untuk mendorong pertumbuhan inklusif melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan.
Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti dan Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Zulaykho Mahkamova di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
>>> Simpan Daftar Nomor Telepon Penting Selama Libur Sekolah 2026
Kedua negara berkomitmen memperkuat konektivitas dan kapasitas ekspor pelaku usaha perempuan. Hubungan dagang selama ini difasilitasi melalui Indonesia–Uzbekistan Joint Working Group on Trade and Investment Cooperation.
"Indonesia dan Uzbekistan memiliki kesempatan untuk membangun konektivitas yang lebih kuat antara pelaku usaha perempuan di kedua negara," kata Roro dalam keterangannya.
Pemerintah Indonesia menyatakan keterbukaan luas untuk mempererat jaringan antarpelaku usaha.
Inisiatif yang dipertimbangkan meliputi pelatihan, seminar, serta program pertukaran pengetahuan secara daring maupun luring dengan dukungan perwakilan diplomatik.
"Salah satu bentuk kerja sama yang dijajaki adalah penyelenggaraan seminar dan program berbagi pengetahuan bagi UMKM yang telah siap ekspor, baik secara virtual maupun tatap muka dengan dukungan perwakilan diplomatik kedua negara," lanjut dia.
Program peningkatan kapasitas ini bertujuan agar para pelaku usaha memahami karakteristik pasar, memperluas kemitraan bisnis, serta menguasai prosedur ekspor di masing-masing negara.
Selain penguatan kapasitas, kedua pihak mengidentifikasi sejumlah komoditas potensial seperti teh, cokelat, buah kering, buah tropis, fesyen muslim, hingga kosmetik.
Menurut pihak Kemendag, esensi kerja sama ekonomi bukan hanya peningkatan volume dagang, melainkan perluasan partisipasi kaum perempuan.
>>> Kisah Rasulullah Memuliakan Barirah: Teladan Kasih Sayang kepada Sesama
"Ketika perempuan diberikan akses terhadap pasar, informasi, dan jejaring internasional, mereka tidak hanya membangun usahanya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga serta komunitasnya," kata dia.
Update Terbaru
MUI Ajak Masyarakat Aktif Jaga Nilai Agama Hadapi Arus Global
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Rudiantara: Inklusi Keuangan 90 Persen, Literasi Masih Tertinggal
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Menteri ESDM Bahlil Jamin Pasokan Listrik Nasional Aman, Tak Ada Pemadaman
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Bank Indonesia Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen pada Mei 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
GOTO Setujui Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Perpanjang Masa Jabatan Komisaris
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Adu Spesifikasi Redmi Turbo 5 dan OnePlus Nord 6: Baterai Besar vs Pengisian Cepat
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Arah Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Inklusi Keuangan Indonesia Capai 90 Persen, Literasi Masih Tertinggal
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
SPMB 2026 Resmi Gantikan PPDB, Ini Syarat dan Jalur Pendaftaran SMP Negeri
Kamis / 18-06-2026, 15:51 WIB
Sulawesi Tengah Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Magnitudo 6,7
Kamis / 18-06-2026, 15:51 WIB
Tokoh Lintas Sektor Bahas Kesenjangan Inklusi dan Literasi Keuangan
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
Jadwal KRL Solo Jogja 18 Juni 2026 dari Stasiun Palur ke Tugu
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
PLN Copot Kabel di Jalan Lauser Jaksel Imbas Kecelakaan Siswi SMAN 6
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
Kisah Sukses Darwin Chandra: dari Kios Kecil Jadi 5 Titik BRILink Agen di Jayapura
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB






