Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin pasokan listrik nasional tetap aman dan tidak akan terjadi pemadaman total.

Jaminan itu disampaikan setelah rapat terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).

>>> Bank Indonesia Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen pada Mei 2026

"Insyaallah enggak [pemadaman] ya," tegas Bahlil.

Bahlil menjelaskan bahwa pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) sudah tercukupi dengan baik.

Dari total estimasi kebutuhan PLN sebesar 154 juta ton pada 2026, kontrak yang sudah mengikat mencapai 134 juta ton.

"Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 juta sampai 20 juta ton yang belum [terkontrak]. Jadi secara overall tidak ada masalah," katanya.

Tantangan Batu Bara Kalori Menengah

Meski kondisi umum terkendali, sektor hulu masih menghadapi penurunan kualitas batu bara domestik. Pemerintah saat ini fokus mengatasi keterbatasan pasokan batu bara kalori menengah.

"Memang ada kendala sedikit terhadap batu bara medium, kalori 5.200. Kita tahu sekarang kalori batu bara kita makin hari makin rendah.

Nah, ini yang lagi kita cari solusinya, tetapi secara yang lainnya enggak ada masalah," ujar Bahlil.

Pertemuan tingkat menteri tersebut juga membahas penguatan struktur finansial PLN serta persiapan peluncuran program biodiesel B50 yang ditargetkan mulai berjalan pada 1 Juli 2026.

"Tadi kita rapat dengan Pak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas beberapa agenda, termasuk bagaimana pembayaran kompensasi dan subsidi terhadap PLN agar mereka mempunyai kemampuan keuangan yang memadai," jelas Bahlil.

>>> GOTO Setujui Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Perpanjang Masa Jabatan Komisaris

Langkah koordinasi ini sekaligus merespons keluhan masyarakat di media sosial X terkait gangguan aliran listrik di sebagian wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah pada Rabu (10/6/2026) dan Kamis (11/6/2026).