Volume perdagangan terbesar dipimpin oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan 18,73 juta lembar saham, disusul PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 6,31 juta lembar, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) 6,14 juta lembar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 5,40 juta lembar, dan PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) 3,86 juta lembar.

Sentimen Suku Bunga dan Pelemahan Rupiah

Pelaku pasar saat ini bersikap wait and see menantikan keputusan suku bunga acuan domestik.

Analis Saxo Markets Charu Chanana menilai Bank Indonesia berpotensi tetap mempertahankan kebijakan ketat karena tekanan pada rupiah.

Faktor lain yang dicermati adalah hasil MSCI Global Market Accessibility Review yang diproyeksikan memengaruhi aliran dana asing.

Koreksi di pasar saham berjalan seiring pelemahan rupiah yang turun 35 poin atau 0,20 persen ke level Rp 17.797 per dolar AS.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa bervariasi.

>>> VENTENY Angkat Wakil Dirut dan CTO Baru dalam RUPST 2026

Nikkei 225 Jepang naik 1,99 persen ke 71.295,63, KOSPI Korea Selatan naik 1,62 persen ke 9.007,55, sementara Hang Seng Hong Kong turun 1,84 persen ke 23.865,71, S&P/ASX 200 Australia turun 0,35 persen ke 8.934,60, SSE Composite China melemah 0,09 persen ke 4.104,41, dan The Asia Dow terkoreksi 1,04 persen ke 6.311,60.