Ahli Gizi: Faktor Genetik Bukan Penyebab Utama Obesitas
Dokter spesialis gizi klinik dr. Maryam, Sp. GK menegaskan bahwa faktor genetik bukanlah penyebab utama obesitas.
Menurutnya, pengaruh genetik diperkirakan tidak mencapai 20 persen dibandingkan faktor lain seperti pola hidup dan lingkungan.
>>> Wamen PPPA Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Keluarga
"Jangan sampai ada anggapan, 'Dok, aku dari keluarganya sudah gemuk semua, jadi kayaknya enggak mungkin kalau mau turun.'
Genetik itu bisa berpengaruh, tapi tidak sampai 20 persen," kata Maryam dalam Bamed Seminar Media di Jakarta, Kamis.
Ahli gizi lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa obesitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari aspek fisik, metabolisme, hormonal, psikologis, hingga genetik.
Namun, faktor yang masih dapat diubah seperti pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup memiliki peran penting dalam pengendalian berat badan.
"Banyak yang bisa kita ubah, salah satunya adalah faktor lingkungan atau gaya hidup," ujarnya.
Dampak Obesitas pada Kesehatan dan Produktivitas
Maryam mengatakan obesitas tidak hanya meningkatkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan kolesterol. Obesitas juga dapat memengaruhi kesehatan reproduksi dan fertilitas.
>>> Garda Prabowo Laporkan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim atas Dugaan Penghinaan Presiden
Selain itu, obesitas berhubungan dengan masalah psikologis seperti depresi, gangguan citra tubuh, rendahnya kepercayaan diri, hingga gangguan makan.
Dampak ekonomi dan produktivitas juga turut dirasakan, sehingga berpengaruh terhadap kualitas hidup secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Maryam menjelaskan bahwa obesitas tidak sekadar diukur dari berat badan, melainkan berkaitan dengan komposisi tubuh, khususnya jumlah lemak tubuh.
"Obesitas itu bukan kelebihan berat badan, tapi kelebihan lemak tubuh," katanya.
Ia mencontohkan seseorang dapat terlihat kurus tetapi memiliki persentase lemak tubuh yang tinggi, atau dikenal dengan istilah "skinny fat".
>>> OJK Tetapkan Calon Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Karena itu, upaya mencapai berat badan ideal perlu dilakukan secara personal dan berdasarkan pengukuran objektif agar penurunan berat badan tidak justru mengurangi massa otot secara berlebihan.
Update Terbaru
Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
IADO Awasi Seleksi Nasional Angkat Besi Menuju Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
PBB: Jumlah Anak Korban Konflik 2025 Capai Rekor Tertinggi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Ekonom: Kopdes Harus Salurkan Pinjaman Cepat untuk Saingi Rentenir
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
UMSU dan UniSZA Malaysia Jalin Kerja Sama Internasional
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Film Pixels Malam Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Yield Obligasi Pemerintah dan Korporasi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Stuffcool Nido: Powerbank 10.000mAh dengan Sertifikasi Qi2.2 dan Kabel USB-C Bawaan
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Amazon Prime Day 2026 di India Digelar 4-6 Juli
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Lima Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Kemenag Gelar Gerakan Verifikasi Arah Kiblat Nasional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS Jelang Sentimen Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB






