4. Kurang atau Terlalu Banyak Tidur

Jantung bekerja keras seharian, dan jika kurang tidur, sistem kardiovaskular tidak mendapatkan istirahat yang dibutuhkan.

Denyut jantung dan tekanan darah turun pada fase pertama tidur (non-REM), lalu naik-turun menyesuaikan mimpi pada fase kedua (REM).

Penelitian di Journal of the American Heart Association (Oktober 2022) menegaskan tidur adalah bagian utuh dari kesehatan jantung.

Lebih dari sepertiga orang dewasa tercatat kurang tidur (kurang dari 7 jam semalam).

Kurang tidur dan kualitas tidur buruk dikaitkan dengan risiko obesitas, hipertensi, dan diabetes yang lebih tinggi.

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner hingga 48 persen dan stroke sebesar 15 persen.

Namun, terlalu banyak tidur juga tidak sehat.

Individu yang tidur lebih dari 9 jam semalam memiliki risiko penyakit kardiovaskular 56 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur 7–8 jam.

Idealnya, manusia membutuhkan 7–8 jam tidur setiap hari.

>>> IEA Proyeksikan Permintaan Energi Asia Tenggara Melonjak hingga 2035

"Orang yang memiliki tidur berkualitas dan memulihkan energi akan lebih siap menjalani hari dan menjaga gaya hidup sehat," jelas dr Khandelwal.