Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini turun 0,95% ke level 6.161.

Pada pukul 09.23 WIB, IHSG berada di zona merah setelah dibuka di level 6.191.

>>> Tom Holland Sebut Owen Cooper Berpotensi Jadi Spider-Man Berikutnya

Volume perdagangan tercatat sebanyak 3,83 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,26 triliun dan frekuensi 317.300 kali.

Sebanyak 222 saham berhasil naik, sementara 359 saham melemah, dan 378 saham stagnan. Top gainers antara lain JECC, CBUT, SULI, PPRE, dan EPAC.

Sementara top losers meliputi KONI, GHON, BUKK, DEFI, dan POLI.

Proyeksi Analis

Tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG masih tertekan dengan support di 6.170 dan resistance di 6.400.

>>> Wamen Fauzan Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah dengan support dan resistance 6.170 – 6.400," tulis mereka.

Pilarmas merekomendasikan tiga saham untuk dicermati, yaitu PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sementara itu, Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG bergerak sideways cenderung melemah di rentang 6.100 hingga 6.350. "Secara teknikal, MACD IHSG berlanjut membentuk pelebaran histogram positif.

Namun Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought," jelas Phintraco.

>>> Panduan Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2026

Pelaku pasar masih menanti sejumlah agenda ekonomi penting sepanjang Juni, seperti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, MSCI Global Market Accessibility Review, rebalancing indeks FTSE, dan MSCI Annual Market Classification Review.