GEA Aesthetic memperkenalkan produk kecantikan regeneratif bernama PolyPhil di Jakarta. Produk ini memanfaatkan DNA ikan trout untuk merangsang regenerasi alami kulit.

Berbeda dengan salmon yang hidup di air laut, ikan trout air tawar lebih mudah dibudidayakan. Hal ini membuat proses ekstraksi untuk industri kecantikan menjadi lebih efisien.

>>> Liverpool Tebus Klausul Pelepasan Victor Munoz Senilai 40 Juta Euro

General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang, menjelaskan bahwa DNA ikan trout bekerja dengan mendukung aktivitas fibroblast.

Kandungan ini merangsang produksi kolagen dan elastin, meningkatkan hidrasi, serta membantu perbaikan jaringan kulit secara alami.

Produk ini dirancang untuk mengatasi penuaan dini, memperbaiki bopeng bekas jerawat, kerutan halus, dan area sensitif di sekitar mata.

Inneke menambahkan bahwa PolyPhil juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

>>> Jaksa Minta Paspor Mantan PM Spanyol Zapatero Ditahan

Selain itu, perawatan ini berfungsi sebagai persiapan kulit sebelum tindakan estetika lain seperti filler, botox, peeling kimia, atau terapi laser.

"Kehadiran PolyPhil dengan DNA ikan trout dapat menambah pilihan terapi regenerative aesthetics bagi dokter dan pasien di Indonesia," ujar Inneke.

Pakar estetika internasional, dr. Konstantin Frank, menekankan pentingnya kualitas dan keamanan bahan baku.

PolyPhil menggunakan DNA ikan trout air tawar dari peternakan terkontrol di Eropa yang diproses melalui teknologi PN-HPT untuk menjamin kemurnian dan konsistensi produk.

>>> Asnawi Mangkualam Lamar Yuriska Patricia di Atas Kapal, Momen Romantis Curi Perhatian

Inovasi ini diharapkan memenuhi permintaan pasar Indonesia terhadap perawatan estetika jangka panjang yang tidak hanya fokus pada koreksi tanda penuaan, tetapi juga peningkatan kualitas kulit secara keseluruhan.