Indeks utama di bursa saham Wall Street mencatat penguatan pada awal perdagangan Rabu (17/6/2026).

Pergerakan positif ini didorong oleh rebound saham sektor semikonduktor menjelang pengumuman kebijakan suku bunga terbaru.

>>> Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Bersaing di ASEAN Club Championship

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 11,12 poin atau 0,02 persen ke posisi 52.010,79 pada pukul 09.30 ET.

S&P 500 terapresiasi 8,44 poin atau 0,11 persen menuju level 7.519,79.

Sementara itu, indeks Nasdaq Composite yang padat saham teknologi mengalami kenaikan tertinggi sebesar 113,22 poin atau 0,43 persen menjadi 26.489,56.

Sektor teknologi berkapitalisasi besar memimpin pemulihan pasar.

Sejumlah saham produsen chip papan atas seperti Broadcom, Micron Technology, Advanced Micro Devices, dan Intel melonjak antara 2,3 persen hingga 3,7 persen pada aktivitas pra-pasar.

Performa ini membalikkan tren penurunan hari sebelumnya.

Pergerakan saham Amerika Serikat sebelumnya sempat fluktuatif setelah reli tajam akibat pengumuman kesepakatan damai awal antara AS dan Iran oleh Presiden Donald Trump.

Kesepakatan tersebut menekan harga minyak dan meredakan kecemasan inflasi.

Kini perhatian pelaku pasar sepenuhnya tertuju pada rilis kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan keluar pukul 14.00 ET.

Bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.

Prospek Ekonomi dan Data Penjualan Ritel

Pasar juga menantikan konferensi pers perdana dari ketua Fed yang baru.

>>> Hari Musik Dunia: Diskon Headphone, Speaker, dan Alat Musik di Amazon

Investor ingin mencermati pandangan resmi mengenai kondisi inflasi, tingkat pengangguran, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan biaya pinjaman global merangkak naik tipis ke level 4,43 persen.