Kementerian Sosial kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Juni 2026. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar akan mendapatkan total Rp600 ribu per tahap.

Dana tersebut merupakan akumulasi bantuan selama tiga bulan, yakni Rp200 ribu per bulan. Pemerintah mengimbau penerima untuk memantau status pencairan secara berkala.

>>> Penjualan Ritel AS Mei 2026 Melonjak 0,9%, Lampaui Ekspektasi Pasar

Cara Cek BPNT via HP

Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store. Setelah diunduh, pengguna tinggal memilih menu Cek Bansos dan memasukkan NIK sesuai KTP.

Sistem akan menampilkan status kepesertaan dan periode penyaluran setelah tombol Cari Data ditekan. Alternatif lain, masyarakat bisa mengakses situs resmi cek bansos Kemensos melalui browser.

Pada laman tersebut, pengguna harus mengisi NIK dan kode captcha sebelum menekan Cari Data. Jika tidak muncul informasi, disarankan menghubungi pendamping sosial atau aparat desa.

>>> Erling Haaland Cetak Dua Gol dan Jaga Rekor Debut Bersejarah

Syarat Penerima BPNT 2026

Penerima harus WNI, memiliki NIK aktif, dan tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Mereka juga harus masuk kategori miskin atau rentan miskin dengan desil 1 hingga 4.

ASN, TNI, Polri, pensiunan negara, dan pekerja dengan penghasilan di atas UMP/UMK tidak berhak menerima bantuan ini.

>>> PWNU Jateng dan DIY Tolak Pembatasan Keanggotaan Ahwa

Jadwal Pencairan BPNT 2026

Penyaluran dibagi empat tahap: Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Waktu pencairan di setiap daerah bisa berbeda tergantung proses distribusi.