Luhut: Perlinsos Digital Berpotensi Hemat Anggaran Rp260 Triliun
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital berpotensi menghemat belanja negara hingga Rp260 triliun.
Efisiensi ini berasal dari perbaikan akurasi data dan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
>>> Penelitian: Spons Dapur Lepaskan Mikroplastik, Tapi Dampak Utamanya Bukan Itu
Pernyataan tersebut disampaikan Luhut di Jakarta pada Rabu (17/6/2026). Ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).
Portal Terintegrasi, Bukan Aplikasi
Perlinsos Digital dirancang sebagai portal terintegrasi, bukan aplikasi terpisah. Masyarakat cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah untuk mendaftar program bantuan sosial.
Langkah ini memangkas proses pendaftaran dari 200 hari menjadi beberapa menit. Biaya akses layanan juga turun dari Rp150.000 menjadi hampir tanpa biaya.
Luhut menjelaskan bahwa sistem baru ini membantu pimpinan negara mengambil keputusan strategis berdasarkan data yang valid.
"Dengan data yang semakin akurat dan terintegrasi, Presiden dapat mengambil keputusan yang lebih tepat untuk memastikan bantuan negara benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
>>> Saham Chip Global Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Hingga saat ini, hampir 370.000 warga telah mengakses layanan Perlinsos Digital untuk pendaftaran maupun penyampaian sanggahan data.
Pemerintah juga memperluas uji coba ke 42 kabupaten/kota di 25 provinsi.
Uji coba terbatas sebelumnya telah berlangsung sejak 4 Juni 2026 di Kota Surabaya dan seluruh wilayah Bali.
Per 16 Juni 2026, lebih dari 6.100 kepala keluarga telah mendaftar melalui portal yang didukung lebih dari 700 agen pendamping.
Luhut menegaskan bahwa potensi efisiensi Rp170 triliun hingga Rp260 triliun masih berupa estimasi strategis jangka panjang. Angka tersebut belum merupakan penghematan yang terealisasi.
>>> Bernadya Lawan Writer's Block Lewat Laut yang Tenang
Program Perlinsos Digital merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga di bawah koordinasi KPTDP.
Update Terbaru
Izzky Alvaro Gelar Resepsi Pernikahan Sederhana Setelah Tertunda Lima Tahun
Rabu / 17-06-2026, 22:36 WIB
Revisi UU Hak Cipta Terburu-buru Dinilai Hambat Inovasi dan Edukasi
Rabu / 17-06-2026, 22:36 WIB
Kiki's Delivery Service Diadaptasi Jadi Serial Live Action Pertama Studio Ghibli
Rabu / 17-06-2026, 22:35 WIB
Erick Thohir Sambut Positif Penunjukan Todotua Pasaribu sebagai CdM Asian Games 2026
Rabu / 17-06-2026, 22:35 WIB
Kemensos Salurkan BPNT Juni 2026 Rp600 Ribu, Cek via HP Sekarang
Rabu / 17-06-2026, 22:35 WIB
Penjualan Ritel AS Mei 2026 Melonjak 0,9%, Lampaui Ekspektasi Pasar
Rabu / 17-06-2026, 22:30 WIB
Erling Haaland Cetak Dua Gol dan Jaga Rekor Debut Bersejarah
Rabu / 17-06-2026, 22:28 WIB
PWNU Jateng dan DIY Tolak Pembatasan Keanggotaan Ahwa
Rabu / 17-06-2026, 22:28 WIB
Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Rúben Dias Absen
Rabu / 17-06-2026, 22:25 WIB
DPRD Kota Malang Akui Kesalahan Cetak Bukti Laporan WhatsApp
Rabu / 17-06-2026, 22:24 WIB
Bonek Padati Gelora 10 November Sambut HUT ke-99 Persebaya
Rabu / 17-06-2026, 22:24 WIB
Arema FC Permanenkan Hansamu Yama dan Pulangkan Hamzah Titofani
Rabu / 17-06-2026, 22:20 WIB
Ruben Dias Dipastikan Absen di Laga Perdana Portugal vs Kongo
Rabu / 17-06-2026, 22:20 WIB
DPRD Kota Malang Janji Salurkan Aspirasi Mahasiswa ke DPR RI
Rabu / 17-06-2026, 22:19 WIB






