Bursa saham Wall Street melonjak tajam pada perdagangan Senin (15/6/2026) setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 468,77 poin atau 0,92 persen ke level rekor penutupan 51.671,03.

>>> Promo Hari Kartini di Alfamart: Harga Spesial Iced Lychee Tea Rp15.000

Indeks S&P 500 naik 1,65 persen menjadi 7.554,29, sementara Nasdaq Composite melonjak 3,07 persen ke 26.683,94.

Kesepakatan damai itu meredakan kekhawatiran geopolitik yang selama ini membebani pasar.

Sentimen positif juga didorong oleh saham SpaceX yang melonjak hampir 20 persen di pasar publik.

"Ini bukan saham meme yang langsung melonjak lalu dijual. Investor tampaknya membeli dan menyimpannya untuk jangka panjang," ujar Kepala Strategi Pasar Zacks Investment Management Brian Mulberry.

Presiden Donald Trump mengumumkan melalui media sosial bahwa nota kesepahaman dengan Iran telah rampung.

>>> Mengenal Hari Besar 17 Maret: HUT PPNI hingga Tradisi Kuliner

Dokumen tersebut dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat mendatang.

"Perkembangan ini berpotensi mengurangi tekanan terhadap pernyataan FOMC dan menjadi kabar baik bagi pasar dalam jangka panjang," kata Mulberry.

Meskipun sempat ada kekhawatiran akibat ketegangan Israel-Hizbullah, pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Trump berhasil menekan harga komoditas global.

Harga minyak mentah AS ditutup turun sekitar 4,9 persen menjadi US$ 80,75 per barel.

>>> Luis de la Fuente Soroti Ketajaman Spanyol Usai Ditahan Cape Verde

"Ini menunjukkan tidak ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan suku bunga dan tekanan harga berpotensi mereda relatif cepat," ujar Mulberry.