Jhonlin Group Gelar Seminar Tuberkulosis untuk Tingkatkan Kesadaran Karyawan
Jhonlin Group melalui departemen SHE PT Jhonlin Group mengadakan Seminar Tuberkulosis di Tempat Kerja.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja terhadap pencegahan penyakit menular di lingkungan kerja.
>>> Chery Indonesia Rilis Teknologi Super Hybrid untuk Tekan Biaya Transportasi
Seminar menghadirkan dua pembicara ahli, yaitu dr. Nugroho Eko Prasetyo, M. Ked (Paru), Sp.
P(K) Onk. T, Dokter Spesialis Paru RS Marina Permata, dan dr. Oky Fauzul Zakina, Sp.
OK, Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi dari Banjarmasin.
VP of Corporate HC Jhonlin Group, Tri Oktaria Wulandari, menyampaikan dukungan penuh dari CEO Jhonlin Group.
Ia menekankan bahwa kesehatan adalah aspek krusial dalam menjaga mutu sumber daya manusia.
"Kesehatan adalah yang utama. Ketika kita tidak sehat, maka aktivitas dan rencana yang dijalankan bisa terganggu.
Seminar ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan membantu pekerja memahami langkah pencegahan tuberkulosis di tempat kerja," ujarnya.
Health Manager Departemen SHE Jhonlin Group, dr. Fadly Wirawan, menegaskan komitmen manajemen untuk menjaga kebugaran pekerja.
>>> Sony Pictures Rilis Trailer Spider-Man: Brand New Day, Tom Holland Kembali sebagai Peter Parker
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan agar karyawan tetap produktif dan mampu menyelesaikan tugas dengan aman.
Dalam pemaparannya, dr. Nugroho menjelaskan bahwa tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini umumnya menyerang paru-paru, tetapi dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus TB terbesar di dunia.
Oleh karena itu, pemahaman tentang gejala, kepatuhan pengobatan, dan pola hidup bersih dan sehat sangat mendesak.
Sementara itu, dr. Oky Fauzul Zakina membahas manajemen penanggulangan TB di area kerja. Faktor risiko yang disorot meliputi paparan debu dan sirkulasi udara yang kurang optimal.
Ia juga menekankan pentingnya implementasi kebijakan penanganan yang sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta, seperti Septa Madya Oktavian dari PT Jhonlin Agro Raya.
"Harapannya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun dan ke depan juga membahas penyakit lainnya sehingga semakin banyak wawasan yang bisa didapatkan," ujarnya.
>>> Jeff Bezos: AI Justru Akan Buka Lebih Banyak Lowongan Kerja
Acara diakhiri dengan diskusi interaktif tentang tindakan pencegahan dan strategi membangun atmosfer kerja yang sehat dan aman.
Update Terbaru
MUI Ajak Masyarakat Aktif Jaga Nilai Agama Hadapi Arus Global
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Rudiantara: Inklusi Keuangan 90 Persen, Literasi Masih Tertinggal
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Menteri ESDM Bahlil Jamin Pasokan Listrik Nasional Aman, Tak Ada Pemadaman
Kamis / 18-06-2026, 15:53 WIB
Bank Indonesia Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen pada Mei 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
GOTO Setujui Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Perpanjang Masa Jabatan Komisaris
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Adu Spesifikasi Redmi Turbo 5 dan OnePlus Nord 6: Baterai Besar vs Pengisian Cepat
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Arah Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
Inklusi Keuangan Indonesia Capai 90 Persen, Literasi Masih Tertinggal
Kamis / 18-06-2026, 15:52 WIB
SPMB 2026 Resmi Gantikan PPDB, Ini Syarat dan Jalur Pendaftaran SMP Negeri
Kamis / 18-06-2026, 15:51 WIB
Sulawesi Tengah Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Magnitudo 6,7
Kamis / 18-06-2026, 15:51 WIB
Tokoh Lintas Sektor Bahas Kesenjangan Inklusi dan Literasi Keuangan
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
Jadwal KRL Solo Jogja 18 Juni 2026 dari Stasiun Palur ke Tugu
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
PLN Copot Kabel di Jalan Lauser Jaksel Imbas Kecelakaan Siswi SMAN 6
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB
Kisah Sukses Darwin Chandra: dari Kios Kecil Jadi 5 Titik BRILink Agen di Jayapura
Kamis / 18-06-2026, 15:50 WIB






