Manajer Investasi Enggan Dirikan DPLK karena Syarat Modal Rp25 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan batas minimum dana kelolaan sebesar Rp25 triliun bagi manajer investasi yang ingin mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Regulasi tersebut tertuang dalam POJK Nomor 35 tahun 2024. Aturan ini dinilai membatasi kesiapan finansial pelaku usaha reksadana.
>>> Fenomena Remaja RI Marak Kena Diabetes, Wamenkes Ungkap Pemicunya
Hingga setahun lebih sejak aturan diundangkan pada 23 Desember 2024, baru satu manajer investasi yang berhasil mendirikan DPLK.
Informasi pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management diumumkan pada Jumat (12/6).
Minat Tinggi, Hambatan Besar
Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan mencatat minat para pelaku industri untuk memperluas ekspansi ke sektor ini cukup tinggi.
Namun, terdapat sejumlah hambatan besar dalam pemenuhan kriteria kelembagaan baru.
>>> Huawei Resmi Luncurkan HarmonyOS 7 dengan Desain Spasial dan AI sebagai Fondasi
"Praktis hanya manajer investasi berskala besar yang memiliki kesiapan finansial dan memenuhi kriteria regulasi tersebut," kata Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja.
Penyebab lain yang menghambat realisasi mencakup kesiapan kapabilitas operasional perusahaan. Bisnis pengelolaan dana pensiun memerlukan infrastruktur administrasi kepesertaan individu yang berbeda dari produk reksadana konvensional.
Tondy Suradiredja juga menilai kompleksitas regulasi tata kelola dan aspek aktuaria menjadi tantangan tersendiri. Karakteristik model bisnis ini membutuhkan komitmen jangka panjang karena waktu titik impas yang lama.
Dorongan regulasi dan tren pendalaman pasar diproyeksikan akan memicu beberapa manajer investasi berskala besar lain untuk menyusul langkah Sinarmas Asset Management.
>>> Timnas Jepang Targetkan Juara di Piala Dunia 2026
OJK telah mengesahkan pendirian badan hukum tersebut melalui surat keputusan nomor KEP-39/D. 05/2026 yang diterbitkan pada 5 Juni 2026.
Update Terbaru
Kyoto Animation Rilis Visual dan Trailer Baru Anime Sparks of Tomorrow
Minggu / 14-06-2026, 17:53 WIB
Jurgen Klopp Kritik Aturan Jeda Hidrasi FIFA di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 17:52 WIB
Dishub DKI Siapkan Kantong Parkir untuk Kurangi Kepadatan Jakarta Fair 2026
Minggu / 14-06-2026, 17:52 WIB
EA Sports FC 26 Ramal Spanyol Juara Piala Dunia FIFA 2026
Minggu / 14-06-2026, 17:48 WIB
Mengenal Ciri Kepribadian Orang dengan Gaya Hidup Minimalis
Minggu / 14-06-2026, 17:48 WIB
Veda Ega Pratama Targetkan Kebangkitan di Moto3 Ceko 2026
Minggu / 14-06-2026, 17:44 WIB
BNPB Catat Rentetan Bencana Alam di Sejumlah Wilayah Indonesia
Minggu / 14-06-2026, 17:44 WIB
George Kamitani Ungkap Alasan Game Vanillaware Jarang Rilis di PC
Minggu / 14-06-2026, 17:44 WIB
Hacker Manfaatkan Video Pendek TikTok dan Instagram untuk Sebar Malware Vidar
Minggu / 14-06-2026, 17:40 WIB
Love Live! Nijigasaki Final Chapter Part 3 Rilis Key Visual Baru
Minggu / 14-06-2026, 17:38 WIB
Hindari 10 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Anak Dewasa
Minggu / 14-06-2026, 17:37 WIB
Hindari 10 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Anak yang Sudah Dewasa
Minggu / 14-06-2026, 17:36 WIB
Vanillaware Buka Peluang Rilis Lebih Banyak Game ke PC
Minggu / 14-06-2026, 17:36 WIB
5 Pantangan Malam 1 Suro yang Masih Diyakini Masyarakat Jawa, dari Pindah Rumah hingga Menikah
Minggu / 14-06-2026, 17:33 WIB






