>>> DOJ Hentikan Penyelidikan Akuisisi Warner Bros oleh Paramount Skydance

Kerja sama ini menargetkan pemberian Beasiswa Zakat Indonesia kepada 300 mahasiswa berprestasi pada 2026.

Bantuan dana pendidikan penuh ini menyasar para mustahik yang memiliki prestasi akademik dan potensi melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Lewat program ini, akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu diharapkan semakin terbuka.

Sementara di bidang perwakafan, Kemenag menargetkan pengembangan 24 Kota Wakaf sebagai model pengelolaan aset produktif di kawasan perkotaan.

Tujuannya agar aset wakaf tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menghasilkan dampak ekonomi.

Kemenag juga akan mendirikan 514 titik Inkubasi Wakaf Produktif di berbagai daerah. Langkah ini diproyeksikan mampu mendorong aset wakaf menjadi pusat kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja baru.

Sinergi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Waryono menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program strategis ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi erat dari banyak pihak.

Oleh karena itu, Kemenag terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS, lembaga amil zakat, nazir wakaf, pemerintah daerah, hingga dunia usaha.

Ragam program ini dirancang untuk membangun kemandirian ekonomi, bukan sekadar memberikan bantuan sosial.

>>> Wacana Buyback Saham BUMN Dinilai Rasional di Tengah Pelemahan Pasar

"Melalui lima program strategis tersebut, Kementerian Agama berharap lahir lebih banyak masyarakat yang berdaya, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraannya, sehingga zakat dan wakaf dapat semakin dirasakan manfaatnya dalam pembangunan bangsa," tutur Waryono.