Saham SpaceX (SPCX) mencatat lonjakan 11 persen pada perdagangan perdana di bursa Nasdaq Composite, Jumat.

Harga saham dibuka di level 150 dolar AS, naik dari harga IPO 135 dolar AS per saham.

>>> Tim Uber Indonesia Tantang Korea Selatan di Semifinal Piala Uber 2026

Perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk ini melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah.

SpaceX menawarkan 555,6 juta lembar saham dan berhasil menghimpun dana sebesar 75 miliar dolar AS.

Valuasi pasar awal SpaceX ditetapkan sekitar 1,78 triliun dolar AS.

Para penjamin emisi juga memegang opsi green shoe sebanyak 83 juta lembar saham senilai 11,2 miliar dolar AS jika permintaan melebihi alokasi awal.

Analis dan Pelaku Pasar Beri Komentar

Analis Wedbush, Dan Ives, menyebut langkah SpaceX go public sebagai momen penting bagi sektor teknologi. Menurutnya, revolusi kecerdasan buatan dan data menjadi pendorong utama langkah ini.

Harga saham SpaceX sempat menyentuh 168 dolar AS sesaat setelah pembukaan, namun kemudian memangkas keuntungan pada perdagangan tengah hari.

>>> Otorita IKN Ajukan Tambahan Anggaran Rp3,2 Triliun di Tengah Volatilitas Rupiah

Volatilitas harga diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Howard Chan, pendiri dan CEO Kurv Investment Management, mengatakan saham tersebut pasti akan fluktuatif. Ia menyarankan untuk memanen premi volatilitas sementara harga saham mulai stabil.

Permintaan saham IPO SpaceX dilaporkan mengalami oversubscribed hingga empat kali lipat, menunjukkan tingginya minat pasar.

Manajemen SpaceX menargetkan alokasi ritel sekitar 30 persen, jauh di atas rata-rata IPO umum yang hanya 5-10 persen.

Untuk memproses penentuan alokasi saham, SpaceX menghentikan penerimaan pesanan pada hari Rabu, satu hari lebih awal dari jadwal biasa.

>>> Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Usai Bentrok Fisik

Langkah ini memberikan waktu penuh bagi perusahaan dan pihak perbankan pada hari Kamis.