PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), emiten milik Raffi Ahmad, mengumumkan pengunduran diri salah satu direksinya hanya sekitar dua pekan setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perseroan menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Grandy Prajayakti dari jabatan Direktur pada 22 Juli 2026.

>>> Pengadaan Beras Bulog Capai 87 Persen, Target 4 Juta Ton Hampir Tercapai

Informasi tersebut disampaikan Direktur Keuangan RANS Rumunggu Yokonapita dalam keterbukaan informasi kepada BEI yang dikutip Sabtu (25/7/2026).

“Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan,” ujar Rumunggu.

Menurutnya, Grandy mengundurkan diri dengan alasan pribadi.

Perseroan selanjutnya akan meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), sesuai ketentuan yang berlaku.

Karier Grandy di Grup RANS

Grandy diketahui baru menjabat sebagai Direktur RANS sejak 2025.

Sebelum masuk ke jajaran direksi, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis di berbagai entitas dalam Grup RANS sejak 2023.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai direktur di PT Rans Nikmat Sejahtera, PT Idpods Kreasi Indonesia, PT Rans Kosmetika Indonesia, serta PT RFA Kharisma Internasional.

>>> Tanda Tangan Digital Indonesia Siap Diakui Global, Ini Strategi Kemkomdigi

“Melalui pengalaman kerjanya, dia mengembangkan keahlian di bidang strategi pemasaran, manajemen operasi bisnis, serta pengembangan kemitraan dan proyek-proyek strategis,” kata Rumunggu.

Pengunduran diri tersebut terjadi tidak lama setelah RANS resmi menjadi perusahaan terbuka. Perseroan mencatatkan saham perdana di BEI pada 10 Juli 2026 melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Dalam aksi korporasi tersebut, RANS melepas 20,02% saham kepada publik dengan harga penawaran Rp170 per saham.

Dari IPO, emiten milik Raffi Ahmad itu menghimpun dana sekitar Rp429 miliar yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha.

Di pasar saham, pergerakan RANS masih berada di atas harga penawaran perdana meski mengalami tekanan.

Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), saham RANS ditutup melemah 16 poin atau 6,96% ke level Rp214 per saham.

>>> Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Ciptakan Sejarah

Meski demikian, harga tersebut masih berada 25,9% di atas harga IPO sebesar Rp170 per saham.