AS Serang Reservoir Air Iran, Eskalasi Militer di Selat Hormuz Kembali Meningkat
Secara nasional, sedikitnya 19 bendungan utama dilaporkan mengalami kekeringan.
Juru bicara industri air Iran, Isa Bozorgzadeh, menilai serangan terhadap reservoir air merupakan tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Dalam hukum humaniter internasional, infrastruktur air seperti instalasi air minum, fasilitas pengolahan air, dan jaringan pipa termasuk objek sipil yang tidak boleh dijadikan sasaran militer.
Prinsip tersebut juga ditegaskan dalam Berlin Rules on Water Resources yang diadopsi International Law Association (ILA) pada 2004.
Aturan tersebut melarang penghancuran fasilitas air apabila tindakan itu berpotensi menimbulkan penderitaan yang tidak proporsional bagi warga sipil.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada penilaian resmi dari lembaga internasional terkait apakah serangan terbaru AS terhadap fasilitas air di Iran memenuhi unsur pelanggaran hukum perang.
Konflik antara AS dan Iran kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran memasuki fase baru.
Meski gencatan senjata sementara berhasil dicapai pada April 2026 melalui mediasi Pakistan, berbagai insiden militer masih terus terjadi di kawasan Teluk dan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu pusat perdagangan energi dunia.
Di sisi lain, Iran tengah menghadapi krisis air terburuk dalam beberapa dekade terakhir.
Kombinasi perubahan iklim, berkurangnya curah hujan, pertumbuhan populasi, serta pengelolaan sumber daya air yang dinilai kurang efektif telah menyebabkan sejumlah waduk dan bendungan utama mengalami penyusutan drastis.
>>> IHSG Berpotensi Menguat ke Level 6.000 pada Perdagangan Kamis
Kondisi tersebut membuat infrastruktur air menjadi aset vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat, sehingga setiap kerusakan terhadap fasilitas tersebut berpotensi menimbulkan dampak kemanusiaan yang luas.
Update Terbaru
New York Knicks Balikkan Keadaan Atas San Antonio Spurs Pada Game 4
Kamis / 11-06-2026, 11:32 WIB
6 Fakta Piala Dunia 2026, Total Hadiah Termahal Sepanjang Sejarah
Kamis / 11-06-2026, 11:32 WIB
Penjualan Ritel Nasional Turun 3,7 Persen pada April 2026
Kamis / 11-06-2026, 11:32 WIB
Diplomasi dan Geografi Jadi Kunci Arab Saudi Bebas dari Penjajahan
Kamis / 11-06-2026, 11:32 WIB
Amazon Luncurkan Fitur Story So Far untuk Pembaca Kindle
Kamis / 11-06-2026, 11:31 WIB
Warren Buffett Ungkap Kesalahan Fatal Investor Saham: Merasa Harus Punya Opini di Setiap Momen
Kamis / 11-06-2026, 11:31 WIB
7 Lokasi SPKLU PLN di Medan untuk Isi Daya Mobil Listrik
Kamis / 11-06-2026, 11:31 WIB
Realme P4R 5G Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz
Kamis / 11-06-2026, 11:29 WIB
Jennifer Coppen Gelar Pengajian Jelang Pernikahan dengan Justin Hubner, Tampil Anggun dengan Kebaya Modern
Kamis / 11-06-2026, 11:29 WIB
Hantaman Asteroid Pemusnah Dinosaurus Ciptakan Ekosistem Mikroba Bawah Tanah
Kamis / 11-06-2026, 11:29 WIB
Apple Luncurkan iOS 27 dengan Integrasi AI Mendalam, Fitur Canggih Terbatas untuk iPhone Baru
Kamis / 11-06-2026, 11:29 WIB
Dua Developer Indonesia Hadiri WWDC 2026 di Apple Park, Bertemu Tim Cook
Kamis / 11-06-2026, 11:28 WIB
Morgan Rogers Siap Mental Hadapi Rumor Transfer Klub Top
Kamis / 11-06-2026, 11:28 WIB
Dasco Tanggapi Pembelian Saham BCA: Tak Masalah Asal Ikuti Mekanisme Pasar
Kamis / 11-06-2026, 11:28 WIB






