Pemilik Properti di Portland Temukan Ribuan Ban Ilegal di Lahan Baru
Membeli properti baru biasanya datang dengan kejutan kecil, seperti atap bocor atau kabel usang. Namun, Khanh Tran, warga Portland, mengalami hal yang jauh lebih ekstrem.
Ia menemukan bahwa lahannya seluas 1,2 hektare yang dibeli pada April lalu telah berubah menjadi tempat pembuangan ribuan ban bekas secara ilegal.
>>> Akio Toyoda Akui Ketakutannya pada Masa Depan Mobil Listrik
Menurut laporan KATU, saat Tran setuju membeli properti tersebut, hanya ada tumpukan kecil kurang dari 40 ban. Ketika ia kembali pada akhir Maret, kondisinya masih sama.
Namun, saat ia datang lagi pada 6 Juni untuk memulai pembangunan, situasinya berubah drastis. Tembok ban setinggi lebih dari enam kaki menghalangi akses ke sebagian besar lahan.
Bahkan, salah satu area telah diubah menjadi ruangan darurat lengkap dengan perabotan. Tran meyakini ban-ban itu menumpuk dalam waktu kurang dari 90 hari.
"Saya tidak tahu bencana yang akan datang bersamanya," ujarnya.
>>> Xiaomi Catat Rekor Nurburgring dengan Mobil Otonom, Waktu Masih Misteri
Investigasi dan Dampak Lingkungan
Skala masalah ini memicu penyelidikan oleh Kantor Sheriff Multnomah County, pejabat kesehatan setempat, badan pemerintah daerah Metro, dan Departemen Kualitas Lingkungan Oregon.
Tran dan tetangganya menduga seseorang berpura-pura menjadi layanan daur ulang ban, mengumpulkan ban bekas dari bisnis sebelum membuangnya secara ilegal di properti tersebut.
Hingga saat ini, belum ada tersangka yang diidentifikasi secara publik.
Metro melaporkan bahwa timnya telah membersihkan lebih dari 14.000 ban ilegal dari properti publik tahun lalu saja, termasuk 5.600 ban pada bulan Mei.
>>> BYD Masuk Daftar Perusahaan Militer China Versi Pentagon
Tran kini dihadapkan pada biaya pembersihan yang besar. Ia memulai penggalangan dana GoFundMe untuk membantu biaya pembuangan ban-ban tersebut.
Update Terbaru
Ahmad Sahroni Klarifikasi Candaan ke Sherly Tjoanda, Akrab dengan Mendiang Suami
Senin / 27-07-2026, 03:36 WIB
Pengalihan Kasus Febrie ke Kejaksaan Dinilai Rugikan Polisi
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Bentrokan Maut di Menteng: Tiga Versi Berbeda Pemicu Keributan
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Analis CIA: Tak Ada Unsur Kejutan, Serangan ke Iran Bisa Berujung Bencana
Senin / 27-07-2026, 03:35 WIB
Blue Lock Chapter 355: Jepang vs Inggris Tentukan Nasib di Piala Dunia U-20
Senin / 27-07-2026, 03:14 WIB
Pameran Outback Art Fair ke-32 di Marquette Tampilkan Karya Seniman Lokal
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Marvel Studios Resmi Umumkan Ryan Gosling sebagai Ghost Rider di SDCC 2026
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Jacob Misiorowski Catat Rekor Brewers dengan 7 Strikeout Beruntun
Senin / 27-07-2026, 03:07 WIB
Polisi Madison Tak Punya Rekaman Bodycam Saat Tembak Pria Tunawisma
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
United Cajun Navy Bantah Klaim Nolan Wells Ditemukan Berpakaian Lengkap, Tuduh Crump Berbohong
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Suami Gendong Istri Terbalik ke IGD, Dokter Terkejut Ternyata Ini yang Terjadi
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB







