Maruti Suzuki meluncurkan Wagon R FFV (Flex Fuel Vehicle) di India. Mobil ini dirancang khusus untuk menggunakan bahan bakar bioetanol sebagai langkah ramah lingkungan.

Peluncuran ini menandai era baru dalam industri otomotif India melalui pengenalan teknologi bahan bakar fleksibel massal pertama.

>>> Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H Jatuh pada 25 Juni 2026

Kendaraan ini bertujuan menekan emisi partikulat (PM) demi meningkatkan kualitas udara lokal.

Mobil berteknologi flex fuel ini dapat beroperasi menggunakan bensin konvensional murni maupun campuran etanol berskala luas.

Pabrikan menyematkan sistem kalibrasi ECU canggih agar mesin mendeteksi dan beradaptasi otomatis terhadap kadar campuran alkohol.

Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna mengisi kendaraan dengan bahan bakar dari jenis E20 hingga E100 secara bebas.

Komitmen Maruti Suzuki terhadap Energi Bersih

"Di Maruti Suzuki, kami berkomitmen menawarkan mobil dengan berbagai teknologi dan bahan bakar.

>>> Pemerintah Beri Wewenang Lemigas Impor Migas untuk Ketahanan Energi

Perusahaan memperkenalkan BEV, Hybrid, CNG/CBG, dan kendaraan bahan bakar fleksibel etanol untuk mengurangi impor minyak dan emisi karbon," ujar Hisashi Takeuchi, Direktur Utama & CEO Maruti Suzuki India Limited.

Ia menambahkan bahwa ekosistem etanol di India masih dalam tahap awal. Sebagai pemimpin pasar, Maruti Suzuki merasa bertanggung jawab berkontribusi mewujudkan 'India Go Flex'.

Selain bioetanol, pabrikan Jepang ini terus memperluas portofolio energi bersih di India. Mereka menyediakan varian kendaraan hibrida, listrik murni, hingga unit berbahan bakar gas bumi terkompresi.

Inovasi terbaru mencakup pemanfaatan compressed biomethane gas (CBG) dari dekomposisi material organik seperti kotoran sapi.

>>> Ekspor Aluminium China Melonjak, Impor Minyak Mentah Merosot Akibat Konflik Timur Tengah

Bahan bakar alternatif ini dinilai prospektif karena terbarukan dan dapat diproduksi dalam waktu singkat.