Bank Woori Saudara Perkuat Strategi Amankan Likuiditas Valas
Kebutuhan likuiditas valuta asing (valas) menjadi perhatian utama perbankan di tengah ketidakpastian global. Konflik geopolitik, fluktuasi nilai tukar, dan perubahan kebijakan moneter dunia memicu kondisi ini.
Kemampuan bank menjaga kecukupan likuiditas valas menjadi faktor krusial. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran bisnis nasabah, terutama pelaku usaha dengan transaksi lintas negara.
>>> Pemerintah Batalkan Rencana Gross Split untuk Sektor Minerba
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) dinilai memiliki posisi relatif kuat dalam stabilitas likuiditas valas. Dukungan jaringan global dari Woori Bank menjadi keunggulan utama perseroan.
Selain sokongan grup, BWS menerapkan pengelolaan aset dan liabilitas secara disiplin. Langkah ini menjaga keseimbangan antara sumber pendanaan dan penyaluran dana.
Strategi tersebut relevan seiring melonjaknya permintaan valas dari berbagai sektor. Sektor perdagangan, manufaktur, dan korporasi terdampak langsung dinamika ekonomi global.
Perseroan juga melakukan diversifikasi sumber likuiditas untuk meminimalkan risiko konsentrasi pendanaan. Langkah ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan dana.
Analis Phintraco Sekuritas Aditya Prayoga menilai pengelolaan likuiditas valas kini menjadi indikator penting. Investor dan regulator menggunakannya untuk menilai prospek perbankan.
"Di tengah volatilitas pasar global, bank dengan akses pendanaan beragam dan dukungan jaringan internasional cenderung lebih kuat menjaga stabilitas likuiditas.
BWS termasuk salah satunya," ujar Aditya, Senin (8/6/2026).
>>> BookCabin Travel Fair 2026 Tawarkan Diskon Tiket Pesawat hingga Rp1 Juta
Keberadaan grup Woori Bank memberikan fleksibilitas tambahan bagi BWS. Hal ini mendukung layanan kepada nasabah dengan aktivitas bisnis lintas negara.
BWS terus memperkuat hubungan dengan segmen nasabah korporasi dan komersial. Segmen ini membutuhkan layanan transaksi valas dalam operasional sehari-hari.
Aditya menambahkan, digitalisasi layanan perbankan turut mendukung daya saing perseroan. Teknologi mempercepat transaksi nasabah, termasuk untuk treasury dan valas.
Perpaduan pengelolaan risiko prudent, diversifikasi pendanaan, dan jaringan internasional membuat BWS memiliki fondasi kuat. Kesehatan likuiditas valas perseroan tetap terjaga.
BWS merupakan bank kategori KBMI II dengan total aset Rp 54,18 triliun per akhir Maret 2026. Dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp 32,57 triliun.
DPK terdiri dari giro, tabungan, dan deposito berjangka.
>>> ADVAN WORKMATE Ryzen 5 3500U Tawarkan Performa Kerja Harian dengan Harga Terjangkau
Simpanan valas menyumbang Rp 5,8 triliun atau 17,9% dari total DPK, mencerminkan basis likuiditas valas yang terjaga.
Update Terbaru
Bank Mandiri Taspen dan Asabri Salurkan Santunan Ahli Waris Ryamizard Ryacudu
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Fabio Capello Jagokan Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Denny Sumargo Atasi GTM Anak dengan Eksplorasi Luar Ruangan
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Thailand Tekuk Malaysia 3-2 di Piala AFF U-19, Malaysia Gagal ke Semifinal
Senin / 08-06-2026, 22:12 WIB
Thomas Tuchel Tegaskan Jude Bellingham Harus Perebutkan Posisi Utama Inggris
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB
Rheza Danica Raih Podium Kedua ARRC 2026 di Thailand
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB
Thailand U-19 Kalahkan Malaysia 3-2, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB
Aktris Han Da Gam Hamil Sehat di Usia 47 Tahun, Cerita Perjuangan IVF
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB
Bursa Kripto CFX Gelar CCC 2026, Bahas Ekspansi Aset Digital ke Utilitas Riil
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB
Pengusaha Mal dan Ritel Keluhkan Dampak Penguatan Dolar AS
Senin / 08-06-2026, 22:08 WIB
Ekonom Ingatkan Penurunan Cadangan Devis Indonesia Perlu Diwaspadai
Senin / 08-06-2026, 22:08 WIB
Selular Media Network Gelar Selular Award 2026 di Jakarta
Senin / 08-06-2026, 22:05 WIB
AMD Tantang Nvidia: Superchip AI RTX Spark Dinilai Terlambat
Senin / 08-06-2026, 22:05 WIB
Opta Unggulkan Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 22:04 WIB






