>>> Bahlil Pastikan Pasokan Gas Domestik Aman, PHK Industri Terhindar

Mencuci ayam mentah dapat menyebabkan percikan air yang membawa mikroorganisme berbahaya ke tangan, peralatan masak, meja dapur, hingga makanan lain di sekitarnya.

Risiko kontaminasi silang pun menjadi lebih tinggi.

Membekukan makanan memang dapat memperlambat aktivitas bakteri. Namun WHO dan FAO menjelaskan, beberapa bakteri berbahaya tetap dapat bertahan hidup dalam suhu beku.

Saat makanan dicairkan, bakteri tersebut bisa kembali aktif dan berkembang biak. Karena itu makanan beku tetap harus dimasak hingga matang sempurna.

Banyak orang mencairkan ikan, daging, atau bahan makanan lain dengan cara membiarkannya di meja dapur.

WHO dan FAO menegaskan, cara tersebut tidak disarankan karena dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Makanan beku sebaiknya dicairkan di dalam lemari pendingin atau menggunakan air dingin yang mengalir.

Gejala penyakit akibat makanan terkontaminasi tidak selalu muncul dalam hitungan jam. WHO dan FAO menyebut beberapa mikroorganisme membutuhkan waktu lebih lama sebelum menyebabkan seseorang sakit.

Sehingga, makanan yang dikonsumsi beberapa hari sebelumnya tetap bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan yang muncul belakangan.

WHO dan FAO juga mengingatkan penyakit akibat makanan yang tidak aman dapat berujung pada kematian dalam kasus tertentu.

>>> Pemerintah Sesuaikan Kuota Nikel RKAB 2026 dengan Kebutuhan Smelter

Risiko tersebut dapat ditekan dengan menerapkan praktik keamanan pangan yang baik, mulai dari menjaga kebersihan dapur, menyimpan makanan pada suhu yang tepat, hingga memastikan makanan dimasak dengan matang.