Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings dan Moody's Ratings memberikan outlook negatif terhadap obligasi global PT Danantara Investment Management (DIM).

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kondisi sovereign Indonesia saat ini.

>>> LPDP dan Kemenag Buka Pendaftaran Riset MoRA the AIR Funds 2026

Menurut pengamat, penawaran tingkat imbal hasil atau yield kupon yang kompetitif dapat mendongkrak prospek obligasi global Danantara di masa depan.

Hal ini mengacu pada pengalaman Patriot Bonds sebelumnya.

Penawaran kupon yang kompetitif dinilai penting agar tidak menimbulkan anomali baru di pasar keuangan.

Sebelumnya, instrumen Patriot Bonds sempat memicu anomali karena menawarkan kupon tahunan hanya 2%.

>>> Inggris Rencanakan Pembelian Chip AI untuk Pertahankan Perusahaan Teknologi

Angka tersebut jauh di bawah rata-rata yield surat berharga negara (SBN) yang saat itu berkisar 5% hingga 6% per tahun.

Tingkat imbal hasil Patriot Bonds juga kalah bersaing dengan kupon obligasi korporasi swasta yang rata-rata 5,50% hingga 9,50%.

Meskipun Patriot Bonds ditawarkan secara tertutup, mekanisme itu memunculkan preseden yang kurang baik di kalangan pelaku pasar.

>>> OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,98% Jadi Rp8.755 Triliun pada April 2026

Preseden tersebut menimbulkan kesan adanya unsur pemaksaan terhadap kelompok investor tertentu, bukan berdasarkan prinsip kesukarelaan.