Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal serta pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).

Langkah restrukturisasi ini diambil setelah pemimpin BGN sebelumnya dicopot oleh Kepala Negara karena tersandung dugaan kasus korupsi, seperti dilansir dari Investor Daily.

>>> BEI Rilis 17 Saham Masuk Kategori UMA Awal Juni 2026

Said Iqbal mengonfirmasi bahwa dirinya akan mengemban amanah baru untuk memperkuat jajaran penasihat di lingkungan pemerintahan.

"Sebagai penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres Nomor 137/2024," kata Said Iqbal.

Penugasan tersebut disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada satu hari sebelum acara pelantikan resmi digelar.

"Pukul 16.30 WIB dilantik di Istana. Ditelpon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy," ucap Said Iqbal.

>>> Nvidia Jalin Kerja Sama Besar dengan Raksasa Teknologi Korea Selatan

Masuknya Said Iqbal memperbanyak representasi tokoh buruh di Kabinet Merah Putih setelah pelantikan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada 27 April 2026.

Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional

Selain perwakilan buruh, perombakan juga menyasar struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional dengan menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Nanik S Deyang didampingi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono yang masing-masing diamanatkan menjadi Wakil Kepala BGN.

"Betul, nanti pukul 16.00 WIB," ujar Nanik.

>>> Prasetyo Hadi Bantah Isu Pergantian Menteri Keuangan

Manajemen baru tersebut menggantikan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya yang resmi diberhentikan oleh Presiden Prabowo terkait dugaan kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis.