"Atu masih banyak rudal, tetapi tidak seperti saat pertama kali kami menyerang," kata Trump.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa AS meraih keberhasilan besar terhadap Iran dan negara tersebut tidak dalam posisi untuk memiliki senjata nuklir.

Dampak Ekonomi dan Konflik Paralel

Penutupan efektif Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah WTI melewati US$90 per barel dan Brent mendekati US$93 per barel.

Trump menilai kekhawatiran pasar global tidak sepenuhnya terbukti: "Hari ini saya melihat harganya US$96 per barel. Banyak orang mengira akan mencapai US$300 per barel."

Di sisi lain, pertempuran antara pasukan Israel dan Hizbullah di Lebanon terus berlanjut setelah Hizbullah menolak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS.

Iran menegaskan bahwa situasi di Lebanon harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum kesepakatan antara Teheran dan Washington dapat dicapai.

"Bola kini berada di tangan Trump," kata Mojtaba Khamenei, Penasihat Militer Pemimpin Tertinggi Iran.

>>> Kemenhaj Mulai Berangkatkan Jemaah Haji Gelombang Kedua ke Madinah

Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi telah bertemu dengan diplomat Iran Abbas Araghchi di Teheran untuk menyerahkan surat khusus dari Perdana Menteri Pakistan kepada Pemimpin Tertinggi Iran sebagai bagian dari upaya mediasi.