Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi memulai pemindahan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah pada Minggu (7/6/2026).

Langkah ini menandai fase akhir operasional pelayanan haji di Arab Saudi sebelum kepulangan ke Tanah Air.

>>> Saham BBRI Melemah 2,49 Persen, Mandiri Sekuritas Tetap Rekomendasikan Buy

Hingga 7 Juni 2026, sebanyak 95 kelompok terbang telah bertolak ke Indonesia.

Data tersebut mengonfirmasi pemulangan total 37.459 jemaah dan petugas haji melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Komitmen Layanan Terbaik

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal kenyamanan jemaah selama masa perpindahan.

"Pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah bukan sekadar perpindahan kota, tetapi bagian dari upaya kami memastikan jemaah tetap mendapatkan layanan terbaik hingga akhir rangkaian ibadah haji," ujarnya.

Mobilisasi diatur secara ketat setelah jemaah menyelesaikan seluruh ibadah di Makkah dan Armuzna. Akomodasi hotel di Madinah juga ditingkatkan dengan pemilihan lokasi yang lebih dekat ke Masjid Nabawi.

>>> Marc Marquez Raih Kemenangan ke-100 Usai Juarai MotoGP Hungaria 2026

"Orientasi kami bukan pada fasilitas semata, melainkan bagaimana jemaah dapat beribadah lebih nyaman, lebih mudah, dan tidak cepat lelah, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah berkebutuhan khusus," jelas Maria.

Kemenhaj juga mengklarifikasi kendala operasional berupa keterlambatan pengiriman beberapa bagasi jemaah. "Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah.

Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar bagasi dapat segera diterima dengan aman," kata Maria.

Untuk mencegah kendala dokumen, jemaah diingatkan menjaga paspor dan tidak memasukkan air zamzam ke koper bagasi. Pembagian air zamzam akan dilakukan di debarkasi masing-masing.

>>> Kemensos Buka 8.180 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Cek Syaratnya

"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta membawa kemabruran haji," pungkas Maria.