Wakil KBIH Jabar Sebut Haji Lansia Merepotkan, Anggota DPR Marah
Anggota DPR berang terhadap perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dari Jawa Barat, Syatori, yang mengusulkan pembatasan usia calon jemaah haji.
Syatori menilai jemaah lansia merepotkan.
>>> Shopee Perluas Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Cuan dari Reels
Usulan itu disampaikan dalam rapat bersama sejumlah forum bimbingan ibadah haji dan umrah wilayah Jakarta dan Jawa di Komisi VIII DPR, Senin (6/7).
"Kalau bisa mah ada batasan umur dan istitha'ah-nya benar-benar dilakukan. Sebab lansia itu pelaksanaan hajinya repot dan merepotkan orang lain," kata Syatori dalam rapat.
Syatori menilai para jemaah umumnya ingin beribadah dengan khusyuk. Namun, keberadaan lansia kerap membuat jemaah lain direpotkan.
Menurutnya, bantuan terhadap lansia bisa dilakukan terus-menerus sehingga jemaah lain tak bisa beribadah dengan khusyuk.
Ia mencontohkan pada kloter satu KBIHU Jabar tahun 2026, ada 60 jemaah yang harus dibantu.
>>> Harga Biodiesel B50 per Liter Belum Diumumkan, Ikuti Formula Solar
Oleh karena itu, ia menginginkan jemaah memiliki kemampuan finansial dan fisik. "Istitha'ahnya sangat penting oleh Kementerian Kesehatan yang benar-benar valid," katanya.
Usulan itu mendapat reaksi keras dari anggota Komisi VIII DPR, Matindas Janusanti Rumambi. Ia meminta pernyataan yang menuding lansia merepotkan dicabut.
"Saya ingin mengingatkan KBIHU untuk mencabut istilah lansia itu merepotkan. Ini live lho.
Ya. Jangan ada bahasa jemaah haji lansia itu merepotkan," kata Matindas.
Anggota DPR dari Fraksi PDIP itu menilai pernyataan tersebut tidak pantas. Menurutnya, layanan terhadap jemaah lansia telah diatur dalam undang-undang dan peraturan menteri.
>>> Klub Eropa Buru Gilberto Mora Usai Tampil di Piala Dunia
"Jadi oleh karena itu saya tadi mencatat ada di pasal 6 poin E bahwa lansia, disabilitas dan sebagainya ada pelayanan khusus di bidang pelayanan," kata Matindas.
Update Terbaru
7 Tanda Anak Siap Belajar Mandiri dan Masuk Sekolah
Senin / 06-07-2026, 18:08 WIB
Prabowo Tunjuk Danantara Jadi Eksportir Listrik ke Singapura
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Viral Wanita di Surabaya Robohkan Rumah Dinas Pakai Ekskavator
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Prediksi Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
'Bang Jago' Jagakarsa Positif Sabu, Langsung Ditahan Polisi
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Asap TPA Jatiwaringin Masih Tebal, Puluhan Warga Bertahan di Posko Pengungsian
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
DTKJ Usul Tarif Transjakarta Rp5.000, Mikrotrans Tak Lagi Gratis
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Momen Ajaib Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick ke Gawang Spanyol
Senin / 06-07-2026, 18:03 WIB
RI dan Singapura Teken 26 MoU dalam Pertemuan Prabowo-PM Wong
Senin / 06-07-2026, 18:03 WIB
Kementan Tetapkan Harga Ayam Hidup Rp19.500, Telur Rp24 Ribu per Kg
Senin / 06-07-2026, 18:03 WIB
MG Pertahankan Harga Spesial S5 EV di Tengah Ketidakpastian Insentif
Senin / 06-07-2026, 18:01 WIB
Fakta-fakta Agent Kim Reactivated, Drama Korea Rating Tertinggi 2026
Senin / 06-07-2026, 18:01 WIB
Bangladesh Pilih Bowling Lebih Dulu Lawan Zimbabwe di ODI Pertama
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB
Polisi Ungkap Motif 'Bang Jago' Jagakarsa: Cuma Ingin Pukul Orang Random
Senin / 06-07-2026, 18:00 WIB







