Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyatakan biaya haji tahun 2027 berpotensi mengalami kenaikan dibandingkan tahun ini.

"Saya kira tidak turun. Kemungkinan naik kalau cara menghitungnya seperti tahun lalu," kata Marwan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/7).

>>> Inggris Putus Rekor Tak Terkalahkan Meksiko di Azteca

Marwan menjelaskan bahwa DPR masih akan menunggu usulan biaya dari pemerintah. Komisi VIII memahami jika nantinya usulan biaya dari pemerintah naik dibanding tahun ini.

Ada sejumlah faktor yang memicu kenaikan biaya haji, salah satunya kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS.

"Kalau mereka mengusulkan di atas tahun lalu, Komisi 8 memahami itu karena, satu, berdasarkan kurs perbedaan mata uang kita yang sangat jomplang.

Kemudian kenaikan harga-harga juga di Saudi, ditambah pajak," ujarnya.

>>> Yamato One Piece: Profil dan Fakta Menarik Anak Kaido

Menurut Marwan, biaya haji tahun depan bisa saja sama dengan tahun ini, namun harus ada pola perumusan baru untuk menghitung biayanya.

Ia mengatakan pemerintah harus mampu meyakinkan pihak Arab Saudi dalam penyelenggaraan haji.

"Pola barunya tergantung kemampuan Menteri Haji untuk meyakinkan pihak-pihak di Saudi dalam penyelenggaraan. Tapi kalau normal cara menghitung selama pembahasan kita di Panja, Panja BPIH, kayaknya berat.

Kalau pun turun ya nanti pelayanan yang turun," katanya.

>>> Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Marwan mencontohkan, jika biaya turun maka pelayanan seperti makanan bisa berkurang kualitasnya, misalnya tidak lagi terasa nusantara.