Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset industri asuransi nonkomersial di Indonesia mengalami penurunan hingga April 2026.

Total aset segmen ini mencapai Rp 217,96 triliun, turun 1,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

>>> Wakil Tuan Rumah Gagal Amankan Gelar di Indonesia Open 2026

Sektor asuransi nonkomersial mencakup program jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta asuransi kecelakaan kerja dan kematian untuk ASN, TNI, dan Polri.

Premi dan Iuran Masih Tumbuh

Meskipun aset menurun, penghimpunan premi dan iuran di sektor ini masih menunjukkan kinerja positif.

Hingga April 2026, nilai premi dan iuran terkumpul sebesar Rp 66,49 triliun, tumbuh 6,73% secara tahunan.

>>> Opta Jagokan Spanyol sebagai Favorit Utama Juara Piala Dunia 2026

Namun, pembayaran klaim dan manfaat juga melonjak. OJK mencatat klaim yang dibayarkan mencapai Rp 68,69 triliun, meningkat 8,04% dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, total aset industri perasuransian nasional per April 2026 tumbuh 3,39% menjadi Rp 1.202,16 triliun.

>>> Lampung Cerdas Gelar Hypnotherapy Professional Workshop Juni 2026

Pertumbuhan itu didorong aset asuransi komersial yang naik 4,65% menjadi Rp 984,2 triliun, sementara aset nonkomersial justru tertahan.