APVI Tolak Aturan Kemasan Polos karena Ancam Keberlanjutan UMKM
Kondisi tersebut bahkan dinilai dapat menciptakan ruang bagi anak-anak di bawah umur untuk menjangkau produk ini hingga menyulitkan pengawasan di lapangan.
>>> Toyota Serahkan Tiga Kijang Innova Ambulans ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
"Aturan polos hanya akan menambah masalah baru. Mayoritas negara G20, negara-negara maju, tidak menerapkan kemasan polos untuk produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik.
Negara tersebut hanya menerapkan peringatan berbentuk tulisan untuk produk tembakau alternatif," jelas Garindra Kartasasmita selaku Sekretaris Jenderal APVI.
Risiko hilangnya identitas merek tersebut berimplikasi langsung pada melemahnya aspek perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi produk dalam negeri.
Kehilangan karakteristik visual pada kemasan juga diproyeksikan membuka celah yang sangat luas bagi peningkatan peredaran produk ilegal serta maraknya kasus pemalsuan produk di pasar domestik.
Saat seluruh produk memiliki tampilan kemasan yang serupa tanpa pembeda, konsumen dewasa akan mengalami kesulitan besar untuk membedakan produk resmi dengan produk ilegal.
Kondisi ini dapat menurunkan penerimaan negara dari sektor cukai secara signifikan karena beralihnya konsumsi masyarakat ke pasar ilegal tanpa pita cukai.
Penerimaan cukai rokok elektronik pada 2023 sekitar Rp1,93 triliun, kemudian meningkat signifikan pada 2024 menjadi sekitar Rp2,75 triliun atau naik lebih dari 40 persen, sementara pada 2025, penerimaan berada di kisaran Rp2,8 triliun.
Dampak ekonomi dari plain packaging juga dipastikan meluas hingga ke sektor-sektor pendukung ekosistem industri, termasuk industri kreatif, biro periklanan, produsen cetak kemasan, jasa logistik, serta jaringan distribusi.
>>> OJK Bantah Potensi Bank Rush di Tengah Ketidakpastian Global
"Dalam Public Hearing yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta pada Mei 2026, sejumlah asosiasi industri menyampaikan berbagai catatan dan kekhawatiran terhadap beberapa substansi pengaturan, khususnya terkait standarisasi kemasan (plain packaging), penggunaan warna Pantone 448 C, serta pengaturan identitas merek," ujar pernyataan APVI.
Update Terbaru
Agent Kim Reactivated Kukuhkan Puncak Netflix Non-Inggris Tiga Pekan
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Ferrari Luce EV Pertama Dilelang, Harganya Bisa Tembus Rp17 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Mengintip Aturan Polisi-TNI Ikut Awasi Wajib Pajak
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Warga Lampung Swadaya Cor Jalan, Tolak Bayar Pajak karena Kecewa
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Trump Ancam Bombardir Pickaxe Mountain Iran, Apa Itu?
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Pembagian 6 Tuan Rumah Piala Dunia 2030: Tiga Negara Utama dan Tiga Seremonial
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Fosil Bayi T. Rex Ungkap Kemampuan Berburu Sejak Menetas
Rabu / 22-07-2026, 07:28 WIB
Tiga Operator Menang Seleksi Frekuensi, Target Internet 100 Mbps pada 2029
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Lanjut Hari Ini
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja 22 Juli 2026, Tarif Rp8.000 dan Jam Keberangkatan
Rabu / 22-07-2026, 07:26 WIB
Cek Bansos Kemensos 2026: Cara Mudah Lihat Status Penerima Bantuan
Rabu / 22-07-2026, 07:25 WIB







