Aksi swadaya warga memperbaiki jalan rusak di Provinsi Lampung viral di media sosial. Warga kecewa dan enggan menunggu bantuan pemerintah provinsi yang tak kunjung datang.

Mereka memilih membangun jalan di lingkungan sendiri dengan patungan. Salah satu yang viral adalah warga Dusun Umbul Glimbung, Desa Bandar Gaung, Kecamatan Sribhawono, Lampung Timur.

>>> Trump Ancam Bombardir Pickaxe Mountain Iran, Apa Itu?

Seorang warga dalam video menyatakan menolak membayar pajak tahun ini. Uangnya dialihkan untuk perbaikan jalan mandiri.

"Selamat pagi, izin Bupati Lampung Timur. Tahun ini saya enggak bayar pajak.

Uangnya saya gunakan untuk swadaya bangun jalan mandiri di Dusun Umbul Glimbung," ujarnya.

Aksi Serupa di Pesawaran dan Way Kanan

Di Dusun 45 Margodadi, Desa Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, warga mengaku jalan tidak tersentuh pembangunan sejak 1980.

Mereka patungan Rp100 ribu per kepala selama dua bulan untuk memperbaiki jalan sepanjang 138 meter.

Warga Pesawaran juga mengunggah video meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Mereka berharap mendapat 300 sak semen untuk menyelesaikan sisa 180 meter jalan.

>>> Pembagian 6 Tuan Rumah Piala Dunia 2030: Tiga Negara Utama dan Tiga Seremonial

Fenomena serupa terjadi di Desa Kasui Pasar, Way Kanan, di mana warga membenahi jalan rusak sepanjang 2 kilometer.

Juga di beberapa wilayah Lampung Tengah.

Tanggapan Gubernur Lampung

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan Pemprov belum bisa mengintervensi langsung jalan desa karena terhalang regulasi.

"Kami sedang berupaya mencari mekanismenya agar Pemprov bisa melakukan intervensi terhadap jalan desa," ujarnya, Selasa (21/7).

Mirza mengapresiasi semangat gotong-royong warga. Ia menyadari fenomena ini menggambarkan besarnya kebutuhan perbaikan infrastruktur di tingkat tapak.

Pemprov Lampung tidak menutup kemungkinan membantu jika skema pembiayaan dan aturan hukum memungkinkan. Namun prioritas saat ini adalah menyelesaikan perbaikan jalan provinsi.

>>> 5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

Pemprov menargetkan 95 persen jalan provinsi masuk kategori mantap pada 2030. Saat ini kemantapan jalan provinsi baru mencapai 82-86 persen.