APVI Tolak Aturan Kemasan Polos karena Ancam Keberlanjutan UMKM
Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menyatakan keberatan terhadap Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan.
Regulasi tersebut dinilai dapat membawa dampak luas pada berbagai aspek ekonomi nasional, termasuk mengancam keberlanjutan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
>>> AFI: Koperasi Merah Putih Sulit Saingi Waralaba Jika Model Bisnis Lemah
APVI menyoroti kebijakan standardisasi kemasan rokok polos (plain packaging) karena akan berkaitan dengan kelangsungan operasional harian UMKM hingga pendapatan negara.
Rancangan regulasi ini mengatur secara ketat kewajiban penggunaan kemasan seragam dengan warna standar khusus, seperti Pantone 448 C, serta memberikan batasan terhadap pencantuman identitas merek dan visualisasi produk secara komersial.
Penerapan aturan kemasan polos ini berisiko menghapus nilai identitas merek yang merupakan hak dasar dan aset ekonomi penting bagi pelaku industri legal yang telah berinvestasi dalam jangka panjang.
"APVI memandang bahwa regulasi perlu disusun secara proporsional, implementatif, dan mempertimbangkan keseimbangan antara perlindungan kesehatan masyarakat dengan keberlangsungan industri legal nasional serta UMKM yang berada di dalam ekosistemnya," tulis APVI dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui akun Instagram resminya @apvi.
official, dikutip Jumat (5/6/2026).
Data Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat selama ini sektor UMKM telah menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Goncangan terhadap UMKM berpotensi mengganggu target pertumbuhan ekonomi pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 8%.
Penerapan kebijakan plain packaging pada produk tembakau alternatif dikhawatirkan hanya akan menciptakan berbagai permasalahan baru, termasuk meningkatnya peredaran dan konsumsi produk ilegal di publik.
Update Terbaru
Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru dengan Lagu Tema dari Ado
Jumat / 05-06-2026, 21:57 WIB
Kevin Sanjaya Puji Potensi Ganda Putra Raymond/Joaquin di Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:57 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Oman 3-0 di FIFA Matchday Jakarta
Jumat / 05-06-2026, 21:56 WIB
Sistem Tiket Piala Dunia 2026 Error, 60 Suporter Dapat Tiket Gratis
Jumat / 05-06-2026, 21:52 WIB
Jamie Carragher Khawatirkan Penunjukan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Liverpool
Jumat / 05-06-2026, 21:52 WIB
Oona Insurance dan Prodigi Luncurkan Asuransi Lapangan Olahraga
Jumat / 05-06-2026, 21:51 WIB
Thailand Sepakat Ikuti Arbitrase Maritim PBB dengan Kamboja
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
FIM Diskualifikasi Adrián Fernández dari Enam Balapan Moto3 Akibat Manipulasi Motor
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
Bert Verbruggen Tegaskan Belanda Siap Beri Kejutan di Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
Ekonom Ingatkan Risiko Tekanan Fiskal APBN pada Semester II 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:47 WIB
Sarwendah Minta Maaf Usai Video Berkata Kasar Viral
Jumat / 05-06-2026, 21:46 WIB
FIFA Terapkan Sistem Braket Baru untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:44 WIB
IHSG 3 Juni 2026 Anjlok 4,11% Tertekan Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Asing
Jumat / 05-06-2026, 21:44 WIB
Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027 Usai Tekuk Lebanon
Jumat / 05-06-2026, 21:42 WIB






