K-pop dikenal dengan koreografi yang presisi dan konsep yang terencana. Namun, LUN8 justru merilis album yang merayakan kebebasan.

Mini album keempat mereka, "Off the Grid," dirilis pada Rabu (8/7) pukul 18.00 waktu Korea. Album ini menjadi yang pertama sejak "LOST" pada September lalu.

>>> Hyolyn Kembali ke Cinta Pertama: Era Diva yang Menginspirasinya

Dalam wawancara di kantor The Korea Times, anggota Yuuma mengatakan album ini mengekspresikan kebebasan anak muda yang memilih jalannya sendiri.

"Ini tentang keluar dari standar dan bingkai yang sudah ditetapkan, dan menggambar garis start baru milik kami," ujarnya.

Proses Kreatif yang Berbeda

Keenam anggota — Jinsoo, Yuuma, Kael, Takuma, Junwoo, dan Ian — menghabiskan 10 bulan untuk album ini.

Berbeda dengan rilisan sebelumnya yang gelap dan terkontrol, album ini justru menuntut mereka untuk melepaskan kendali.

Junwoo, penari utama grup, mengaku harus meruntuhkan aturan yang telah ia bangun bertahun-tahun. "Selama ini saya selalu punya rutinitas: tari harus begini, diekspresikan begitu agar publik paham.

Tapi koreografi album ini tidak tentang terlihat rapi atau halus. Penuh dengan gerakan yang membuat kami bercanda dan menunjukkan chemistry.

Kali ini saya mematahkan aturan saya sendiri dan mengekspresikan apa yang benar-benar ingin saya lakukan di atas panggung," jelasnya.

Kael juga harus mengubah citranya. "Saya punya citra yang kuat dan intens.

Karena album ini menangkap perasaan muda, saya mencoba melepaskan itu dan menunjukkan sisi yang lebih cerah."

Jinsoo mengakui bahwa selama ini mereka hanya menampilkan versi yang dipoles. "Semakin kami melakukannya, semakin sedikit pesona individu kami yang muncul.

Selama hiatus 10 bulan, kami terus berbicara dengan penggemar dan saling memberi masukan. Kami sadar bahwa pesona saat kami hanya berkumpul tidak pernah tersampaikan ke dunia.