Penyanyi K-pop Hyolyn kembali ke akar musiknya melalui album mini keempat bertajuk "OriginaLyn."

Album yang dirilis Rabu (22/7) melalui ReH Entertainment, agensi yang didirikannya sendiri, membawa misi mengembalikan esensi awal kariernya.

>>> Netflix Rilis Trailer dan Visual Spesial LEGO One Piece

Dalam wawancara dengan The Korea Times di sebuah kafe di Seoul, Hyolyn mengaku terinspirasi oleh grup era 2000-an seperti Destiny's Child, Justin Timberlake, Usher, Britney Spears, dan Missy Elliott.

"Suara-suara itu mengejutkan saya bahkan saat itu," ujarnya.

"Artis yang saya cintai dulu dan masih saya dengarkan sekarang: Destiny's Child, Justin Timberlake, Usher, Britney, Missy Elliott."

Ia menambahkan bahwa lagu-lagu lama selalu ada dalam daftar putarnya dan ia ingin menghadirkan kembali perasaan itu.

Album Paling Personal

"OriginaLyn" merupakan album mini pertama Hyolyn sejak "iCE" pada Juli 2022 dan rilisan fisik pertamanya dalam empat tahun.

Judul album merupakan gabungan dari "original" dan "Lyn," yang menegaskan bahwa ini bukanlah reinvensi melainkan restorasi.

"Sebagai solois, saya telah bekerja di berbagai genre. Sebelumnya, saya memproyeksikan karakter saya ke konsep apa pun yang diminta musik," katanya.

"Tapi dengan album ini, saya ingin menunjukkan diri saya apa adanya."

Album ini berisi tujuh lagu dengan singel utama "ChecK," yang digambarkan sebagai interpretasi 2026 dari musik Y2K.

Lagu tersebut ditulis dan diaransemen bersama oleh The Stereotypes, tim produksi pemenang Grammy di balik "24K Magic" milik Bruno Mars.

Bagi Hyolyn, lagu itu adalah cinta pada pandangan pertama. "Sejak beat dimulai, saya tahu saya harus melakukannya," ujarnya.

Album ini juga dirilis dalam format vinyl untuk pertama kalinya bagi sang penyanyi. "Itu tidak mudah, dan sejujurnya menghabiskan banyak uang," katanya sambil tertawa.