OJK Bantah Potensi Bank Rush di Tengah Ketidakpastian Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tidak ada potensi penarikan dana besar-besaran atau bank rush pada industri perbankan nasional di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas isu money rush yang beredar di media sosial akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
>>> Kenali Tanda Balita Mogok Makan Akibat Gangguan Pencernaan
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan bahwa situasi politik, keamanan, dan ekonomi Indonesia masih kondusif sehingga tidak memicu bank rush.
Ia menambahkan bahwa bank rush umumnya dipicu oleh hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.
Fundamental Perbankan Kokoh
Data regulator menunjukkan rasio kecukupan modal (CAR) perbankan mencapai 23,7% pada April 2026, jauh di atas batas minimum.
Tingkat kredit bermasalah (NPL) juga terjaga aman di angka 2,17%.
>>> Vidio Siarkan Pertarungan Aman Koboi vs Sun Go Kong di Byon Madness 4
Dari sisi likuiditas, rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) berada pada level sehat 86,88%, sementara liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 192,37%, jauh di atas ambang batas regulator.
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) perbankan hanya 1,63% pada April 2026, menunjukkan risiko fluktuasi nilai tukar sangat terbatas karena berada di bawah batas maksimal 20%.
Meski demikian, Dian mengingatkan bahwa pelemahan rupiah yang berkepanjangan perlu diwaspadai karena dapat menekan kemampuan bayar debitur yang memiliki kewajiban valuta asing dan meningkatkan risiko kredit.
>>> Ditjen Pajak Periksa 32 Perusahaan Sawit Terkait Dugaan Pidana
OJK terus mengintensifkan koordinasi dengan Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Kementerian Keuangan melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sektor keuangan nasional.
Update Terbaru
Kevin Sanjaya Puji Potensi Ganda Putra Raymond/Joaquin di Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:57 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Oman 3-0 di FIFA Matchday Jakarta
Jumat / 05-06-2026, 21:56 WIB
Sistem Tiket Piala Dunia 2026 Error, 60 Suporter Dapat Tiket Gratis
Jumat / 05-06-2026, 21:52 WIB
Jamie Carragher Khawatirkan Penunjukan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Liverpool
Jumat / 05-06-2026, 21:52 WIB
Oona Insurance dan Prodigi Luncurkan Asuransi Lapangan Olahraga
Jumat / 05-06-2026, 21:51 WIB
Thailand Sepakat Ikuti Arbitrase Maritim PBB dengan Kamboja
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
FIM Diskualifikasi Adrián Fernández dari Enam Balapan Moto3 Akibat Manipulasi Motor
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
Bert Verbruggen Tegaskan Belanda Siap Beri Kejutan di Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:48 WIB
Ekonom Ingatkan Risiko Tekanan Fiskal APBN pada Semester II 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:47 WIB
Sarwendah Minta Maaf Usai Video Berkata Kasar Viral
Jumat / 05-06-2026, 21:46 WIB
FIFA Terapkan Sistem Braket Baru untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:44 WIB
IHSG 3 Juni 2026 Anjlok 4,11% Tertekan Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Asing
Jumat / 05-06-2026, 21:44 WIB
Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027 Usai Tekuk Lebanon
Jumat / 05-06-2026, 21:42 WIB
PLN Bagikan Voucher Listrik Rp10 Ribu Lewat Aplikasi PLN Mobile
Jumat / 05-06-2026, 21:42 WIB






