Kadar gula darah biasanya meningkat setelah makan karena tubuh mengubah karbohidrat menjadi glukosa.

Lonjakan ini bisa lebih besar dan bertahan lama pada penderita diabetes atau mereka yang berisiko tinggi.

>>> PT Intra Golflink Resorts Tbk Bagikan Dividen Rp 10,36 Miliar

Sebuah latihan sederhana bernama calf raises atau mengangkat betis ke atas dan ke bawah terbukti membantu mengontrol gula darah.

Gerakan ini berfokus pada otot soleus yang terletak jauh di dalam betis.

Otot soleus memiliki kemampuan unik membakar glukosa langsung dari aliran darah. Berbeda dengan otot lain yang menggunakan glikogen sebagai energi cepat.

Penelitian menunjukkan bahwa mengaktifkan otot soleus melalui calf raises dapat menekan lonjakan gula darah setelah makan hingga 52 persen.

Gerakan ini juga memperlancar sirkulasi darah.

Cara Melakukan Gerakan Calf Raises

Duduk di kursi dengan kedua telapak kaki rata di lantai. Tekan telapak kaki sambil menjaga jari-jari tetap menempel di tanah.

>>> OJK Minta Perbankan Blokir 33.836 Rekening Judi Online

Angkat tumit setinggi mungkin, lalu turunkan perlahan. Ulangi gerakan selama 3–5 menit atau sekitar 50 repetisi per menit sesuai kemampuan.

Metode Tambahan Mengontrol Gula Darah

Pengelolaan gula darah optimal juga bisa didukung dengan membatasi makanan tinggi karbohidrat dan memilih menu indeks glikemik rendah.

Hindari porsi makan terlalu besar dan lakukan olahraga konsisten.

Aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau berdiri 2–5 menit setelah makan juga efektif membantu otot membakar glukosa.

Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Menurut spesialis penyakit dalam Prof Dr dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD, tanda klasik diabetes adalah berat badan turun tanpa sebab jelas.

>>> Kementerian ESDM Respons Potensi PHK Masal di Sektor Tambang

Kadar gula darah tinggi menjadi indikasi utama penyakit ini.