Kementerian ESDM Respons Potensi PHK Masal di Sektor Tambang
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sektor pertambangan.
Hal ini dipicu oleh pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
>>> Rivaldo Pakpahan Antusias Borneo FC Masuk Grup Berat ACC 2026-2027
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara telah mengumpulkan para pengusaha. Langkah ini bertujuan mempercepat proses persetujuan pembenahan target produksi.
"Itu kan juga sudah dikumpulkan oleh Dirjen Minerba untuk ini yang terkait dengan RKAB dan juga sudah dilakukan ini coaching.
Jadi ya coaching ya nanti secara detailnya bisa sama Dirjen Minerba," kata Yuliot Tanjung.
Pemerintah merencanakan pembukaan pengajuan perubahan anggaran produksi pada bulan depan. Evaluasi kelayakan kuota baru akan mempertimbangkan aspek pendapatan negara.
Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan bahwa penurunan produksi batu bara hingga pertengahan Mei tidak mengganggu stabilitas penerimaan negara.
Hal ini karena terbantu kenaikan harga komoditas.
"Tapi poin yang kita sampaikan kan kita akan menjual mineral dan batu bara sesuai dengan harga yang seharusnya, kira-kira gitu.
Jangan juga obral terlalu murah, tapi jangan juga sampai kebutuhan kita terganggu," kata Tri Winarno.
Proses pengajuan perbaikan target kerja dijadwalkan berlangsung dalam durasi terbatas pada pertengahan tahun ini. "Kalau mengajukan, ya Juli, paling lambat tanggal 31 Juli.
Tetapi tentang berapa dan lain sebagainya, apakah di Juli, ya tergantung lah itu nanti," ujar Tri Winarno.
Di sisi lain, habisnya kuota tahunan telah berdampak langsung pada operasional PT Weda Bay Nickel (WBN). Produsen nikel besar itu terpaksa menghentikan aktivitas produksinya sejak akhir Mei.
Update Terbaru
Florentino Perez Akui Performa Mbappe Belum Sesuai Ekspektasi
Jumat / 05-06-2026, 16:52 WIB
Presiden Prabowo Sahkan Protokol Perubahan Perjanjian Ekonomi dengan Jepang
Jumat / 05-06-2026, 16:52 WIB
Benfica Konfirmasi Klausul 15 Juta Euro untuk Kepulangan Mourinho ke Real Madrid
Jumat / 05-06-2026, 16:52 WIB
Florentino Perez Akui Perjalanan Mbappe di Real Madrid Belum Sesuai Harapan
Jumat / 05-06-2026, 16:48 WIB
Danantara Bantah Isu Kewajiban Pembelian Patriot Bond Pemilik Tabungan
Jumat / 05-06-2026, 16:48 WIB
Florentino Perez Janjikan Dumfries, Mourinho, dan Konate ke Real Madrid
Jumat / 05-06-2026, 16:48 WIB
Pemprov DKI Jakarta Kembali Gelar Car Free Day di Rasuna Said
Jumat / 05-06-2026, 16:47 WIB
Niven Hopkins Idap Gagal Ginjal Kronis Stadium Akhir Akibat Faktor Genetik
Jumat / 05-06-2026, 16:47 WIB
Infinix Hot 70 Tawarkan Baterai 6000 mAh dan NFC, Ini Sejumlah Catatan yang Perlu Diketahui
Jumat / 05-06-2026, 16:45 WIB
KPK Geledah Rumah Mantan Wamen Imipas Silmy Karim
Jumat / 05-06-2026, 16:45 WIB
Kisah Ibu di AS Lahirkan Bayi dengan Sindrom Goldenhar Langka
Jumat / 05-06-2026, 16:45 WIB
IHSG Ambrol 4,20 Persen, Pengamat Sebut Ada Krisis Kepercayaan Pasar Domestik
Jumat / 05-06-2026, 16:44 WIB
Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp203,7 Triliun per Mei 2026
Jumat / 05-06-2026, 16:44 WIB
OJK Wajibkan Fintech Lending Penuhi Ekuitas Minimum Rp12,5 Miliar
Jumat / 05-06-2026, 16:44 WIB






