Meski begitu, pemerintah siap berkoordinasi lebih intensif jika diperlukan. “Jika memang diperlukan peningkatan koordinasi untuk memperbaiki nilai tukar, tentu akan kami laksanakan,” imbuhnya.

Koordinasi di KSSK Berjalan Rutin

Selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya mengungkapkan komunikasi antarotoritas tetap terjaga. Rapat tingkat deputi digelar setiap bulan untuk membahas kondisi terkini.

“Setiap bulan ada rapat deputi untuk saling berdiskusi dan memberikan masukan kepada kami.

Namun, untuk urusan nilai tukar, Bank Sentral adalah ahlinya, sehingga kami percayakan penuh kepada mereka,” jelasnya.

Data perdagangan pada 3 Juni 2026 menunjukkan rupiah ditutup di level Rp 17.966 per dolar AS.

Angka itu turun 127,5 poin atau 0,71 persen, mendekati ambang psikologis Rp 18.000.

>>> Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dorong Harga Minyak Turun ke US$97,14

Purbaya berharap pasar segera stabil dan tidak terombang-ambing oleh sentimen sesaat. Pemerintah berkomitmen menjaga fundamental ekonomi agar tetap kuat menghadapi tantangan global.