Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar meresmikan Fasilitas Produksi Injeksi Steril Lini 3 dan Warehouse milik PT Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (4/6/2026).

PT Ethica Industri Farmasi merupakan anak usaha PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang fokus memproduksi obat generik, terutama untuk mendukung program BPJS Kesehatan.

>>> Marselino Ferdinan Cedera Hamstring, Absen Lawan Oman?

Taruna Ikrar menyatakan dukungannya terhadap ekspansi perusahaan agar semakin mendunia dan memperkuat kemandirian obat nasional.

Kapasitas Produksi dan Standar Mutu

Pembangunan fasilitas lini 3 berlangsung selama 1,5 tahun untuk menyuplai lonjakan kebutuhan obat injeksi steril dalam negeri.

Pabrik ini menerapkan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), EU Good Manufacturing Practices (EU GMP), dan Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia.

Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwa, mengatakan spesialisasi dan skalabilitas menjadi pembeda utama fasilitas ini.

>>> Ketegangan Ukraina-Rusia Warnai Semifinal French Open 2026

Kapasitas produksi yang lebih besar memungkinkan perusahaan memenuhi permintaan jangka panjang dari mitra CDMO.

Sekitar 97% produksi Ethica merupakan produk injeksi steril generik yang mayoritas diserap oleh BPJS Kesehatan.

Lee Yan Gwa menegaskan peresmian ini menjadi pernyataan bahwa industri farmasi Indonesia siap bersaing di tingkat global.

>>> Ketidakpastian Global Dorong Perusahaan Perkuat Mitigasi Risiko

PYFA telah menyusun peta jalan manufaktur agresif, termasuk pengembangan Lini 4 dan Lini 5 dengan portofolio sediaan farmasi berbeda.