>>> Investasi Golden Visa Tembus Rp52,1 Triliun, Resmi Jadi Primadona Investor 2026

Perbankan diharapkan mulai diversifikasi sektor pembiayaan.

Respons Perbankan

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kenaikan kredit investasi yang sehat. Hingga Maret 2026, portofolio kredit investasi BCA mencapai Rp371,1 triliun, tumbuh 13,3% yoy.

EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, menyatakan perusahaan tetap membuka peluang penyaluran kredit ke sektor potensial.

Keputusan diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi domestik dan global.

BCA berkomitmen menjaga kualitas pinjaman dengan sistem manajemen risiko ketat. Hera menekankan pentingnya penyaluran kredit secara prudent.

Sementara itu, KB Bank memilih strategi kredit sindikasi untuk mendukung ekspansi dengan risiko terbagi.

Presiden Direktur KB Bank, Kunardy Darma Lie, menjelaskan pihaknya selektif dalam menangkap peluang program pemerintah.

Hingga April 2026, porsi kredit investasi KB Bank mencapai sekitar 27% dari total kredit. Pertumbuhan didominasi penyaluran dana ke sektor strategis di segmen korporasi besar.

>>> Dell Resmi Rilis Alienware AW3426DW, Monitor Gaming Curved Terbaru 2026

Kunardy optimistis kinerja perbankan akan terus positif hingga akhir tahun. Strategi pertumbuhan selektif diharapkan menghasilkan portofolio yang kuat.