Indonesia Targetkan Produksi Emas Nasional Naik Dua Lipat Melalui Penertiban Tambang Ilegal
Perombakan Fiskal
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menerapkan perombakan fiskal melalui PMK 51 dan PMK 52.
Aturan ini memangkas PPh Pasal 22 atas transaksi emas dari 1,5% menjadi 0,25%.
Kasubdit Peraturan Pemotongan dan Pemungutan PPh dan PPh Orang Pribadi DJP, Yudi Asmara Jaka Lelana, menjelaskan aturan baru ini menghapus lingkaran pajak berganda yang sebelumnya menghambat efisiensi meja perdagangan.
"Sebelumnya, ada mekanisme saling potong antara produsen dan bank bullion pembeli yang membuat transaksi sangat tidak efisien. Kami telah menghapusnya sepenuhnya untuk memudahkan industri," kata Yudi.
Aturan pajak baru membebaskan semua transaksi emas di bawah Rp 10.000.000 dari pungutan PPh Pasal 22.
Yudi menegaskan konsumen akhir tidak dikenakan pajak 0,25% tersebut. Pajak hanya berlaku untuk penjual komersial yang menjual emas ke bank bullion atau lembaga keuangan terdaftar.
Ekonom senior INDEF, Hakam Naja, mengingatkan konsumsi emas formal Indonesia masih rendah dibandingkan populasi dan cadangan bawah tanahnya.
"Dibandingkan Singapura, konsumsi emas domestik kita mungkin hanya sekitar 10%. Kita hanya mencapai sekitar 20% dari tingkat Malaysia dan seperempat dari konsumsi Thailand.
Kesenjangan ini menunjukkan Indonesia masih memiliki ruang besar untuk pertumbuhan struktural," kata Hakam.
Ia mendesak pemerintah segera merampungkan arsitektur institusional dalam Roadmap Aktivitas Bisnis Bullion 2026–2031, termasuk peluncuran Asosiasi Pasar Bullion Indonesia.
>>> Ketahui Batas Waktu Simpan Daging Kurban Rebus Agar Bebas Bakteri
"Secara historis, emas kita diproses di luar negeri dan tolok ukur perdagangannya ditentukan oleh Singapura. Momentum ini untuk menarik volume perdagangan kembali ke Indonesia," ujar Hakam.
Update Terbaru
Tom Holland: Film Superhero Bisa Belajar dari The Odyssey untuk Lebih Realistis
Rabu / 15-07-2026, 08:28 WIB
Mendiang Presiden Nintendo Satoru Iwata: PHK Tak Akan Hasilkan Kinerja Terbaik
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Yordan Alvarez Dominasi Liga Amerika Jelang All-Star Game
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Prasetiya Mulya, Danamon, dan Manulife Luncurkan Ekosistem Dana Pendidikan
Rabu / 15-07-2026, 08:24 WIB
Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang TKI
Rabu / 15-07-2026, 08:22 WIB
PGE Targetkan Kapasitas Panas Bumi Mandiri 1 GW pada 2028
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Biaya Kuliah Terus Naik, IFG Life Soroti Pentingnya Ketahanan Finansial
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Dokter Indonesia Ciptakan AI untuk Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Timothée Chalamet Gagal Menahan Antusiasme Bertemu Cheerleader Dallas Cowboys
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Pentagon Rilis Buku Panduan untuk Warga AS Hadapi Serangan Drone
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Startup China StepFun Luncurkan StepX Neo, Smartphone AI Pertama di Dunia
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Sam Altman Minta Hakim Turun Tangan dalam Kasus Tuduhan Adik
Rabu / 15-07-2026, 08:20 WIB
Don Ritto Bantah Punya Rp67 M di Kafe de'Clan, Sebut untuk Bangun Pelabuhan
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB
Bapanas Ungkap Penyebab Harga Beras Masih Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB







